Daerah

Langkah Nyata Bontang Kejar Target 23 Satuan Pelayanan Gizi Gratis

Nisita.info, Bontang – Di bawah sinar matahari awal tahun, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, melangkah maju untuk melakukan pengguntingan pita yang menandai peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG) 06.

Suasana khidmat menyelimuti Kecamatan Bontang Selatan pada Senin (5/1/2026) pagi. Aksi simbolis tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan tanda beroperasinya dapur sehat ke-13 di Kota Taman.

Peresmian fasilitas ini menjadi bukti akselerasi Pemerintah Kota Bontang dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Turut hadir menyaksikan momentum tersebut Wakil Wali Kota Agus Haris, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, serta jajaran Forkopimda Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni mengapresiasi kualitas bangunan SPPG 06 yang dinilai sangat representatif sebagai pusat produksi makanan sehat.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Bontang memiliki target besar untuk mendirikan total 23 unit SPPG yang tersebar merata di seluruh wilayah kota.

“Dari target 23 unit, dua di antaranya dibangun di lahan Pemkot, sisanya merupakan hasil kolaborasi dengan mitra. Fasilitas ini memiliki peran krusial; tidak hanya untuk anak sekolah, tetapi juga melayani ibu hamil yang kurang gizi serta balita yang terindikasi stunting,” jelas Neni.

Mengingat sasaran program adalah kelompok rentan, Wali Kota memberikan instruksi tegas kepada pengelola agar tidak main-main dengan prosedur operasional standar (SOP).

Ia mewajibkan protokol keamanan pangan yang ketat agar setiap butir nasi dan lauk yang keluar dari dapur tersebut terjamin kualitasnya.

“Pastikan SOP dijalankan secara konsisten. Makanan yang keluar dari sini harus aman, sehat, dan berkualitas karena gizi yang baik adalah fondasi masa depan daerah,” tegasnya saat meninjau langsung area dapur pasca-pengguntingan pita.

Dikelola melalui kerja sama dengan Yayasan Mitra Boga Raya, SPPG 06 diproyeksikan menjadi garda terdepan layanan gizi sekaligus pusat edukasi masyarakat.

Kepala SPPG 06, David Ikawijaya, menyebut fasilitas ini sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia (SDM) di Bontang.

David menekankan bahwa kesuksesan program ini memerlukan sinergi dari seluruh lini, mulai dari TNI, Polri, hingga Ketua RT di tingkat akar rumput.

Dengan beroperasinya SPPG 06, diharapkan mata rantai masalah kurang gizi dan stunting di Bontang Selatan dapat segera terputus melalui layanan makanan bergizi yang teratur dan higienis.(Prokompim Bontang/*)

Related Posts

1 of 32