NISITA.INFO, TENGGARONG – Ketua KNPI Kutai Kartanegara, Rian Tri Saputra, menegaskan bahwa pihaknya kini memprioritaskan aksi nyata bagi generasi muda, salah satunya melalui penyelenggaraan Sekolah Luar Biasa (SLB) bekerja sama dengan Yayasan Bina Autis Kukar.
Program ini digelar di Gedung KNPI Kukar dan menjadi bukti keseriusan KNPI dalam berkontribusi pada pendidikan inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Rian menyampaikan bahwa kegiatan yang diikuti 40 peserta dari kalangan anak penyandang autisme dan tunagrahita ini merupakan perwujudan dari komitmen pemuda untuk kemajuan daerah.
“Kita sudah lama berteori, sudah terlalu lama berdebat tanpa aksi nyata. Maka hari ini KNPI Kukar ingin mendeklarasikan bahwa anak muda harus benar-benar berbuat untuk kemajuan daerah,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).
Ia menegaskan bahwa anak-anak penyandang disabilitas adalah anak-anak Kukar yang wajib mendapatkan hak yang sama dalam perhatian dan pelayanan.
“Mereka merupakan anak-anak Kukar yang wajib kita urus dan wajib kita pedulikan,” tegasnya.
Kegiatan SLB ini dijadwalkan berlangsung setiap hari di Graha KNPI hingga Gedung DPD KNPI Kukar, dengan dukungan langsung dari Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, serta pendampingan dari guru-guru SLB yang telah disiapkan.
Selain program SLB, KNPI Kukar juga menyiapkan sejumlah agenda pengembangan pemuda lainnya, seperti character building, pekan raya ekspo pemuda idaman, dialog kepemudaan, hingga pelatihan sekuriti.
Rian menuturkan bahwa semua program tersebut dirancang untuk menunjukkan bahwa KNPI Kukar merupakan wadah pemuda yang kreatif, kapabel, dan mampu menghadirkan dampak nyata.(Adv/Dispora Kukar/TR)















