Nisita.info, Tenggarong – Meskipun Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) harus puas di peringkat ketiga pada POPDA Kaltim 2025, kontingen akuatik Kukar mencatatkan prestasi membanggakan.
Apresiasi tinggi kini ditujukan kepada para atlet muda renang Kukar atas perolehan 19 medali (8 emas, 3 perak, dan 8 perunggu). Capaian ini dinilai sebagai bukti kuatnya fondasi pembinaan dan potensi besar atlet pelajar yang mampu bersinar meski menghadapi hambatan teknis latihan.
Ketua Akuatik Kukar, Novi Wulandari Damansyah, yang mengikuti langsung proses latihan hingga pertandingan, menegaskan bahwa ketekunan dan konsistensi latihan para atlet sejak masa persiapan menjadi faktor utama di balik prestasi ini.
“Atlet-atlet Kukar khususnya di cabang akuatik layak diapresiasi atas perjuangannya pada POPDA kemarin,” ujar Novi, Rabu (3/12/2025).
Novi mengakui bahwa raihan 8 emas—yang selisih satu dari target awal—tidak mencerminkan kegagalan, melainkan ketatnya persaingan. Lebih dari itu, prestasi ini lahir di tengah tantangan infrastruktur yang signifikan.
Para atlet renang pelajar Kukar harus beradaptasi dengan kondisi kolam renang yang belum ideal. Bahkan, sempat terjadi hambatan teknis yang membuat persiapan berjalan terbatas.
“Latihan tetap kami paksa berjalan, hanya bisa pagi dan sore karena listrik mati cukup lama,” jelas Novi.
Meski demikian, perkembangan 12 atlet (delapan putra dan empat putri) yang berlaga dinilai signifikan, tidak hanya dalam teknik dan stamina, tetapi juga dalam pengaturan nutrisi yang diawasi langsung oleh pengurus.
Apresiasi turut disampaikan oleh Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, yang menilai performa para atlet mencerminkan potensi besar Kukar di jenjang pelajar.
“Kemampuan mereka terlihat jelas saat bertanding. Pesan saya, terus semangat dan jangan menyerah,” ujar Syafliansyah.
Syafliansyah berharap, perolehan 19 medali tersebut menjadi pijakan yang kokoh bagi perkembangan akuatik Kukar di masa depan.
Capaian ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta yang siap membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi, baik di ajang nasional maupun internasional.(Adv/Dispora Kukar/tr)















