Ekonomi Kreatif

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kaltim Borong Prestasi Strategis Selama 2025

Nisita.info, Samarinda – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan rapor hijau sepanjang tahun 2025.

Melalui berbagai program penguatan ekonomi kerakyatan, Kaltim berhasil menorehkan prestasi mulai dari penghargaan nasional di bidang industri halal hingga pelepasan ekspor senilai ratusan miliar rupiah.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan pelaku UMKM, penguatan koperasi desa, serta stabilisasi perdagangan yang secara konsisten dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Bumi Etam.

Salah satu capaian paling bergengsi adalah ditetapkannya Kaltim sebagai Daerah Peduli Perlindungan Konsumen (DPPK) Tahun 2025 oleh Kementerian Perdagangan RI.

Selain itu, komitmen dalam membangun ekosistem syariah juga membuahkan hasil melalui perolehan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2025, di mana Kaltim dinilai sebagai provinsi paling serius dan konsisten dalam kampanye serta pengawasan produk halal.

Di sektor perdagangan internasional, Kalimantan Timur menjadi salah satu dari delapan daerah terpilih dalam agenda pelepasan ekspor serentak oleh Menteri Perdagangan pada 17 Desember 2025.

Bersama 31 badan usaha, nilai ekspor yang berhasil dibukukan mencapai angka fantastis yakni Rp978 miliar (USD 58.772.861).

Tak hanya fokus pada pasar global, penguatan ekonomi akar rumput melalui Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) juga sukses menyasar 1.000 UMKM di Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara guna mendorong kemandirian usaha lokal.

Tahun 2025 juga menjadi tahun bersejarah bagi gerakan koperasi dengan peluncuran Strategi KONSENTRASI. Pemprov Kaltim tercatat telah membentuk 1.037 Koperasi Merah Putih di seluruh kabupaten/kota.

Bahkan, Kelurahan Lempake di Samarinda dan Desa Paser Belengkong di Kabupaten Paser terpilih sebagai Mock-Up Nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diresmikan langsung oleh Gubernur Rudy Mas’ud bersama Presiden RI Prabowo Subianto secara daring.

Rangkaian capaian ini memantapkan posisi Kalimantan Timur sebagai motor penggerak ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan di awal tahun 2026.(prb/ty/*)

Related Posts

1 of 6