Uncategorized

Wajah Baru “Tangga Raja” yang Ramah Keluarga

Nisita.info, Tenggarong – Akann ada sebuah pasar di mana aroma kopi segar dan masakan lokal bersinggungan dengan tawa anak-anak yang berlarian di ruang terbuka hijau. Tidak ada lagi lorong gelap yang becek atau kesan kumuh yang melekat pada pasar tradisional.

Inilah potret Tangga Arung Square, pasar semi-modern di jantung Tenggarong yang baru saja diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, pada Senin (5/1/2026).

Berlokasi di Jalan Danau Semayang, Kelurahan Melayu, gedung megah ini bukan sekadar tempat bertemunya penjual dan pembeli. Tangga Arung Square dirancang dengan konsep kawasan terpadu yang memanusiakan pengunjungnya, menjadikannya destinasi akhir pekan yang sempurna bagi keluarga di Kutai Kartanegara.

Salah satu daya tarik utama yang membedakan pasar ini adalah kehadiran Taman Superhero. Fasilitas ini berfungsi sebagai ruang terbuka hijau sekaligus tempat bermain anak yang aman. Sembari orang tua berbelanja kebutuhan pokok atau mencicipi kuliner di area food court, anak-anak dapat mengeksplorasi kreativitas mereka di taman.

Konsep ramah keluarga ini semakin lengkap dengan adanya mushola yang representatif serta fasilitas ibadah lintas agama, menunjukkan bahwa Tangga Arung Square adalah ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. “Pasar ini milik rakyat. Tugas kita bersama adalah menjaga kebersihan, kerapian, dan ketertibannya,” ujar Bupati Aulia Rahman Basri.

Menghidupkan Nilai Historis “Tangga Raja”

Nama “Tangga Arung” sendiri mengandung makna mendalam, yakni “Tangga Raja”. Revitalisasi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Kukar untuk menghidupkan kembali nilai historis kawasan tersebut sebagai sentra ekonomi Tenggarong sejak masa lampau.

Namun, di balik kemegahan fisiknya, Bupati menekankan pentingnya integritas dalam tata kelola. Ia dengan tegas melarang praktik jual-beli atau penyewaan lapak secara pribadi. “Lapak pasar bukan milik pribadi. Setiap bentuk pungutan di luar retribusi resmi akan ditindak tegas,” ucapnya guna memastikan pasar ini tetap adil bagi seluruh pedagang kecil yang ingin berkembang.

Tangga Arung Square bukan sekadar bangunan, melainkan simbol semangat “Kukar Idaman” untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berbahagia di awal tahun 2026.

Dengan fasilitas ruang pertemuan dan area kuliner yang nyaman, pasar ini diprediksi akan menjadi ikon baru sekaligus penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kutai Kartanegara.

Kini, warga Tenggarong dan sekitarnya memiliki alasan baru untuk pergi ke pasar. Bukan hanya untuk menawar harga cabai, tapi untuk merayakan kebersamaan keluarga di sebuah ruang yang modern, namun tetap memiliki akar sejarah yang kuat.(Diskominfo Kukar/*)

Related Posts

1 of 2