Nisita.info – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menargetkan pasar wisatawan terbesar Indonesia, Malaysia, dengan memfokuskan promosi pada Jawa Timur (Jatim).
Melalui kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) bertajuk “Wonderful Indonesia Journey”, Kemenpar ingin menampilkan Jatim sebagai destinasi “naik kelas” yang menawarkan keunggulan lengkap, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya, hingga wisata buatan yang terus berinovasi.
Pemilihan Jatim didasarkan pada data kunjungan 2024, di mana Malaysia menjadi pasar utama dengan total 94.051 wisatawan.
“Jawa Timur memiliki keunggulan yang sangat lengkap. Dari Bromo, Batu, hingga Surabaya, kita melihat semangat besar untuk terus berbenah dan berinovasi,” ujar Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Famtrip yang berlangsung pada 11–14 November 2025 ini mendatangkan tujuh Travel Agent/Tour Operator (TA/TO) dari Kuala Lumpur untuk mengunjungi destinasi ikonik, termasuk Batu, Malang, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, serta Kota Surabaya.
Menurut Made, pariwisata yang “naik kelas” di Jawa Timur berarti menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berdaya saing, ramah lingkungan, dan memberi manfaat bagi masyarakat lokal.

Hal inilah yang menjadi arah baru pariwisata Indonesia dan pertimbangan utama Kemenpar dalam pemilihan destinasi.
Untuk memperkuat tujuan promosi, kegiatan ini juga menghadirkan mini table top yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Jatim secara langsung dengan buyer asal Malaysia.
Made berharap, pertemuan bisnis ini dapat membuka peluang terjalinnya hubungan berkelanjutan dan potensi transaksi bisnis, sehingga para agen TA/TO Malaysia dapat mengemas pengalaman mereka ke dalam paket wisata baru yang unik, autentik, dan bermakna.
Hal ini sejalan dengan kampanye global Wonderful Indonesia #GoBeyondOrdinary yang diinisiasi oleh Kemenpar.(tr)















