SAMARINDA – Pendidikan bukan sekadar persiapan untuk masa depan, melainkan untuk kehidupan itu sendiri. Mengusung filosofi ini, Pemprov Kaltim berupaya memperkuat pendidikan kejuruan melalui konsep pembelajaran mendalam. Sosialisasi yang digelar di Hotel Mercure, Senin (1/9/2025), ini dihadiri oleh 400 peserta secara luring dan 751 peserta daring, menunjukkan komitmen Pemprov dalam memastikan pengalaman belajar siswa selaras dengan kebutuhan zaman.
Acara yang merupakan kolaborasi antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim ini menjadi landasan untuk membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada pengembangan manusia secara utuh. Mewakili Gubernur Kaltim, Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, menegaskan bahwa filosofi pendidikan ini adalah landasan fundamental dalam menghadapi tantangan zaman.
Nina menambahkan, sosialisasi ini bertujuan memastikan proses belajar dan berkembang disesuaikan dengan kebutuhan serta kapasitas peserta didik. Dengan demikian, diharapkan satuan pendidikan menengah kejuruan di Kaltim terus bersinergi dalam rangka melaksanakan Visi dan Misi Gubernur Kaltim, yaitu “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.
Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai pihak, termasuk kepala sekolah, guru, ketua jurusan, serta perwakilan dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan. Para peserta menerima materi seputar implementasi pembelajaran mendalam, growth mindset, dan asesmen pembelajaran mendalam, yang disampaikan oleh narasumber dari Pengawas Satuan Pendidikan dan Dr. Tommy Pusriadi. (*/adit/tekkom)
foto: andi/bpsdmprovkaltim, fauzi/tekkom















