Nisita.info, Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia resmi membuka proses seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk tahun 2026. Langkah ini menjadi tonggak strategis pemerintah dalam mengoptimalkan sumber daya spektrum guna memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan mobile broadband di seluruh pelosok tanah air.
Seleksi ini merupakan implementasi nyata dari RPJMN 2025–2029, dengan tujuan utama memberikan tambahan kapasitas bagi operator seluler demi pemerataan akses internet berkualitas tinggi.
Dalam seleksi kali ini, pemerintah menawarkan dua kategori pita frekuensi utama:
-
Pita 700 MHz: Total lebar pita 70 MHz (35 MHz uplink dan 35 MHz downlink). Frekuensi ini dikenal memiliki jangkauan luas (coverage) yang ideal untuk wilayah rural.
-
Pita 2,6 GHz: Total lebar pita sebesar 190 MHz. Frekuensi ini memiliki kapasitas besar yang sangat dibutuhkan untuk daerah padat penduduk.
Pemerintah memberikan syarat khusus bagi perusahaan yang nantinya memenangkan seleksi ini. Para pemenang tidak hanya berkewajiban membayar biaya izin (up-front fee dan BHP), tetapi juga wajib memenuhi komitmen pembangunan:
-
Pemerataan 4G: Menyediakan akses internet minimal standar 4G/LTE di desa atau kelurahan yang telah ditentukan dalam daftar sasaran.
-
Ekspansi 5G: Mengimplementasikan teknologi 5G di kota atau kabupaten sesuai dengan keputusan Menteri Komunikasi dan Digital.
Guna memastikan kelancaran layanan tanpa mengganggu perangkat lain, pemenang seleksi diwajibkan melakukan mitigasi teknis. Pada pita 700 MHz, operator harus memastikan tidak ada gangguan terhadap penerima siaran televisi digital. Sementara pada pita 2,6 GHz, mitigasi dilakukan untuk melindungi radar meteorologi serta stasiun radio dinas radiolokasi pada pita S-band.
Kemkomdigi berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas selama proses seleksi berlangsung. Melalui alokasi spektrum ini, penyelenggara telekomunikasi diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam memperkuat infrastruktur ekonomi digital nasional dan memberikan pengalaman internet yang lebih cepat serta stabil bagi masyarakat. (Red/Inf/*)















