Nisita.info, Kutai Kartanegara — Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) terus mendukung tumbuhnya wirausaha muda melalui berbagai program pembinaan.
Selain itu, melalui kegiatan Raya Rasa,yang merupakan pameran produk diharapkan dapat memberi ruang bagi pelaku usaha pemula untuk tampil dan berjejaring.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menjelaskan kegiatan seperti ini selaras dengan program pengembangan usaha muda yang selama ini dijalankan.
“Ruang showcase (pameran) sangat dibutuhkan oleh pemuda. Banyak dari mereka sudah punya produk, tetapi belum punya panggungnya. Diharapkan ajang pameran akan mampu memberikan ruang,” ujarnya, pada Senin (17/11/2025).
Menurut Dery, keterlibatan Dispora Kukar tidak hanya sebatas menghadirkan peserta, tetapi juga memastikan pelaku usaha muda mendapatkan pendampingan sebelum tampil (dipamerkan) di tingkat daerah maupun nasional.
Dispora Kukar menggandeng Forum Wirausaha Pemuda untuk memberikan arahan mengenai branding merk, kurasi produk, dan penyampaian nilai jual produk yang akan dijual.
“Kami ingin UMKM muda tidak hanya hadir, tapi siap bersaing. Pendampingan itu penting agar produk mereka lebih terarah,” katanya.
Dalam kegiatan Raya Rasa turut menghadirkan sekitar 40 tenant terkurasi dari berbagai sektor kreatif. Dispora Kukar melihat momentum ini sebagai titik temu para pelaku muda yang selama ini tumbuh dalam komunitas masing-masing.
Dery menjelaskan Dispora memiliki program pembinaan berkelanjutan, salah satunya peningkatan kapasitas usaha pemuda melalui pelatihan dasar hingga mentoring lanjutan. Momentum seperti Raya Rasa dianggap mampu mempercepat proses peningkatan kualitas produk.
Menurutnya, kolaborasi lintas dinas juga menjadi kunci keberhasilan dan peran pemuda. Dispora Kukar menilai sinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM maupun Dinas Pariwisata akan membantu memperluas pasar produk pemuda di seluruh Kukar.
Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, Dispora berharap semakin banyak pemuda Kukar yang berani memulai usaha dan melihat kewirausahaan sebagai karir masa depan.
“Anak muda butuh ekosistem, bukan hanya event. Kami ingin mereka punya jaringan, punya pasar, dan punya kesinambungan. Kami ingin kemandirian pemuda terus tumbuh,” tegas Dery. (Yul/Adv/Dispora Kukar)















