Nisita.info, Bali – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk memastikan kualitas pelayanan destinasi wisata tetap optimal pascalibur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026. Dalam visitasi ke Taman Safari Bali, Rabu (25/3/2026), Menpar menegaskan pentingnya menjaga standar fasilitas demi memperkuat daya saing pariwisata nasional.
“Kami ingin memastikan seluruh amenitas dalam kondisi bersih, fasilitas nyaman, dan layanan berjalan optimal. Hasil peninjauan menunjukkan impresi yang sangat baik,” ujar Menpar Widiyanti.
Meskipun situasi geopolitik global sempat memicu pembatalan sejumlah penerbangan dari maskapai Timur Tengah, data menunjukkan pariwisata Bali tetap tangguh. Kedatangan wisatawan ke Bali tercatat tumbuh 3,5 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, naik dari 450,9 ribu menjadi 466,7 ribu kunjungan.
Kenaikan ini didorong oleh momentum libur Nyepi yang berdekatan dengan Lebaran, memberikan waktu libur yang lebih panjang bagi wisatawan. Okupansi hotel pun menunjukkan tren positif di angka 60 hingga 65 persen, naik sekitar 5 persen menurut data PHRI Bali.
“Dengan dinobatkannya Bali sebagai ‘The Travelers’ Choice Awards: World’s Best of the Best Destination 2026’ oleh TripAdvisor, citra dan resiliensi Bali terbukti tetap kuat. Indonesia tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman,” tambah Menpar.
Taman Safari Bali menjadi fokus peninjauan karena perannya sebagai destinasi ikonik yang mengintegrasikan edukasi dan rekreasi. Memiliki lebih dari 9.000 satwa dari 300 spesies, destinasi ini mencatat kunjungan hingga 4.000 wisatawan per hari selama musim ramai (high season).
Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis TSI Group, Hans Manansang, menyatakan optimismenya terhadap pemulihan pasar mancanegara, khususnya melalui penguatan pasar dari kawasan Oceania dan Australia.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, mengapresiasi dukungan pusat dan tetap mempertahankan target kunjungan sebesar 6,9 juta wisatawan pada tahun ini. Pihaknya berharap tren positif dari wisatawan nusantara selama libur panjang ini dapat berlanjut hingga memasuki musim sepi pengunjung (low season) mendatang.(BKKP/tr)















