Nisita.info – Komitmen untuk menyeimbangkan pembangunan modern dengan ekologi di Ibu Kota Nusantara (IKN) diwujudkan melalui aksi kolaboratif lintas generasi. Sebanyak 700 pohon produktif ditanam di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Sanggai Kolam Retensi G03 IKN, melibatkan Insan Otorita IKN dan pemuda dari komunitas Association of Youth for Sustainability (AYS) Indonesia.
Aksi nyata yang digelar pada Sabtu (27/09/2025) ini menjadi simbol kuat bahwa IKN serius dalam menjaga keseimbangan ekosistemnya. Jenis pohon yang ditanam pun dipilih yang bersifat produktif, seperti durian, jambu air, dan salam, yang tidak hanya menghijaukan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar di masa depan.
Kegiatan ini turut menegaskan visi IKN sebagai Forest City, yakni kota yang menempatkan hutan sebagai fondasi utama tata ruang.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan bahwa aksi ini adalah bagian dari upaya membangun kebiasaan baik (habit) bagi semua pihak. Ia berharap semangat menanam ini terus digelorakan, mengundang masyarakat luas untuk berkumpul bersama dan menjaga lingkungan.
“Kalau program nasional ada makan bergizi gratis, sekarang saatnya kita munculkan habit untuk menanam pohon dua minggu sekali, berkumpul bersama menghirup udara pagi yang segar sehingga kita bisa sehat bersama,” ujarnya.
Keterlibatan AYS Indonesia, sebuah komunitas pemuda yang telah diakui oleh Kemenpora RI, menunjukkan upaya Otorita IKN untuk melibatkan suara dan energi generasi muda. AYS menyatakan dukungannya terhadap pembangunan berkelanjutan di IKN, termasuk melalui penguatan produk lokal Kalimantan Timur.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, staf Otorita, dan aktivis muda ini, Nusantara ditargetkan tumbuh menjadi ibu kota hijau yang inklusif, sekaligus pusat inovasi global yang membawa manfaat luas bagi masyarakat. Aksi penanaman ini diharapkan menguatkan budaya yang tidak hanya menyehatkan lingkungan, tetapi juga merangkul semua pihak dalam proses transformasi IKN.(*/)















