Tahukah Kamu

Pijat Punggung Ibu Hamil dan Pijat Bayi Ternyata Ampuh Cegah Stunting!

Halo, Sobat Nisita! Penanganan stunting ternyata tidak cuma soal memberi makanan bergizi saat anak sudah besar, lho. Pencegahan stunting justru paling efektif dimulai sejak masa kehamilan dan menyusui melalui sentuhan serta kehangatan kasih sayang.

Rahasia inilah yang dibawa oleh Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (PC-IBI) Kota Samarinda melalui inovasi bertajuk GASAKKAN (Gerakan Sayang Kekanakan).

Semangat gerakan sayang anak ini dibuka dengan sebuah pantun yang menggugah kesadaran masyarakat:

Indah berkilau di pagi hari,

Ibu sehat anak berseri.

Stunting dicegah bersama ibu,

Keluarga kuat, Samarinda maju.”

Mengapa Pijat Bayi dan Pijat Punggung Ibu Itu Penting?

Lewat program GASAKKAN yang diluncurkan di Posyandu Berkat Do’a Ibu, Kelurahan Loa Buah, para bidan menghadirkan 4 layanan utama secara gratis untuk warga di 8 kelurahan lokus stunting:

1. Pijat Punggung (Oksitosin) Ibu Hamil & Menyusui

Pijatan lembut di area punggung ibu merangsang hormon oksitosin. Hormon ini membuat ibu merasa rileks, mengurangi stres saat hamil, dan terbukti ampuh melancarkan produksi ASI setelah melahirkan.

2. Layanan Pijat Bayi Gratis

Sentuhan pijatan pada balita berfungsi sebagai stimulasi fisik yang merangsang saraf motorik, memperlancar sirkulasi darah, hingga meningkatkan nafsu makan anak.

3. Edukasi ASI Eksklusif

Mengawal pemberian ASI penuh selama 6 bulan pertama tanpa tambahan makanan/minuman lain.

4. Edukasi Kesehatan Reproduksi

Mempersiapkan calon pengantin dan Pasangan Usia Subur (PUS) agar siap fisik dan mental sebelum memiliki momongan.

Sekretaris PC-IBI Kota Samarinda, Bidan Puji Handayani, SST., M.Tr.Keb., menjelaskan bahwa intervensi stunting tidak boleh terlambat.

“Bagi IBI, pencegahan stunting harus dimulai sedini mungkin. Bukan hanya ketika anak sudah mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi dimulai sejak mempersiapkan pasangan usia subur, masa kehamilan, persalinan, menyusui, hingga tumbuh kembang balita,” ujar Bidan Puji.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian layanan GASAKKAN ini diselenggarakan secara mandiri oleh IBI Kota Samarinda (Non-APBD) dan akan terus hadir secara berkala di 89 Posyandu lokus stunting hingga Desember 2026.

“Setiap ibu yang sehat dan setiap anak yang tumbuh optimal adalah investasi terbaik bagi masa depan Kota Samarinda. Mari kita dukung menyusuinya, stimulasi bayinya, dan pantau tumbuh kembangnya,” terang Bidan Puji.

Nah, sekarang kamu sudah tahu, kan? Jadi, jangan ragu untuk rutin mengajak si kecil dan memeriksakan kehamilan ke Posyandu terdekat, ya!(Tr/*)

Related Posts

1 of 5