Tahukah Kamu

Tahukah Kamu Perbedaan Bukit dan Gunung?

Halo Sobat Nisita! Saat melihat gundukan tanah yang menjulang tinggi di alam terbuka, pernahkah kamu bingung membedakan mana yang disebut gunung dan mana yang merupakan bukit?

Meski sekilas terlihat mirip karena sama-sama berupa dataran tinggi, keduanya ternyata memiliki perbedaan yang cukup kontras, lho.

Yuk, simak ulasan rubrik Tahukah Kamu kali ini untuk tahu bedanya!

1. Ketinggian yang Berbeda Jauh

Perbedaan paling mendasar yang bisa kita kenali adalah dari segi tingginya. Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Alamnesia, sebuah bentang alam baru bisa dikategorikan sebagai gunung jika memiliki ketinggian setidaknya mencapai 600 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau lebih.

Sementara itu, bukit memiliki ukuran yang jauh lebih landai dan lebih rendah. Umumnya, ketinggian bukit berada di bawah batas minimum gunung tersebut, yakni berkisar antara 200 hingga 300 mdpl saja.

2. Kemiringan Lereng dan Puncak

Jika kamu perhatikan bentuknya, gunung cenderung memiliki lereng yang jauh lebih curam dan terjal dengan puncak yang tampak lebih runcing atau tajam. Sebaliknya, bukit memiliki permukaan yang lebih bersahabat dengan lereng yang landai serta bagian puncak yang berbentuk membulat atau bergelombang tanpa sudut yang ekstrem.

3. Suhu dan Iklim

Karena gunung menjulang sangat tinggi, suhu di areanya cenderung jauh lebih dingin, basah, dan memiliki ekosistem yang khas tergantung tingkat ketinggiannya. Berbeda dengan bukit yang karena tidak terlalu tinggi, iklim dan suhunya masih relatif hangat serta cenderung mirip dengan kondisi dataran di sekitarnya.

Nah, sekarang Sobat Nisita sudah tidak bingung lagi, kan? Jadi, kalau gundukan tanah di dekat tempat tinggalmu tidak sampai 600 mdpl dan puncaknya cenderung membulat landai, itu artinya kamu sedang melihat bukit, ya!(*/)

Sumber: Artikel “Apa Perbedaan Gunung dengan Bukit” melalui situs Alamnesia (https://www.alamnesia.com/2022/12/apa-perbedaan-gunung-dengan-bukit.html?m=1).

Related Posts

1 of 4