Sekolah-Kampus

SDN 001 Merdeka Bandung Jadi Lokus “Pembelajaran Mendalam” Wamendikdasmen

Nisita.info, Bandung – Suasana di SDN 001 Merdeka Bandung pada Senin (23/2/2026) menjadi pusat perhatian saat Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, hadir untuk melihat langsung bagaimana konsep “Pembelajaran Mendalam” (Deep Learning) dipraktikkan di ruang kelas.

Bukan sekadar kunjungan formal, kehadiran Wamen Atip menjadi panggung pembuktian bagi SDN 001 Merdeka bahwa belajar tidak harus kaku. Di sini, materi pelajaran bertransformasi menjadi pengalaman yang hidup, interaktif, dan kontekstual bagi para murid.

Kepala SDN 001 Merdeka, Sri Winggowati, mengungkapkan bahwa esensi dari Pembelajaran Mendalam yang ditekankan oleh kementerian adalah menggeser paradigma lama. Guru tidak lagi hanya menjadi penyampai informasi, tetapi menjadi pemantik inspirasi.

“Pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya kualitas pembelajaran yang lebih mendalam dan berpusat pada siswa. Mengajar bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi mengajar dengan hati dan olah rasa, pikir, raga, dan karsa,” ujar Sri Winggowati penuh semangat.

Menurut Sri, Wamen Atip memberikan perhatian khusus pada keterampilan pedagogik guru. Guru didorong untuk mampu menyajikan materi secara berkesadaran, bermakna, namun tetap menyenangkan bagi anak-anak usia sekolah dasar.

Wamendikdasmen Atip Latipulhayat meninjau langsung proses Pembelajaran Mendalam (PM) di SDN 001 Merdeka Bandung. Foto: IST/Destian

Kekuatan Pertanyaan Pemantik

Salah satu teknik yang dipraktikkan dalam kunjungan tersebut adalah penggunaan “pertanyaan pemantik”. Teknik ini digunakan sebagai pembuka pembelajaran untuk memicu rasa ingin tahu siswa sejak awal. Wamen Atip mencontohkan bagaimana sebuah pertanyaan sederhana tentang pulau-pulau di ujung Sumatra bisa berkembang menjadi diskusi luas yang melibatkan visualisasi video dan ilustrasi.

“Beliau mendorong agar pembelajaran mendalam mampu memotivasi murid untuk menjadi seperti apa yang dipelajari, serta memahami maknanya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Sri.

Refleksi dan Inovasi Berkelanjutan

Bagi keluarga besar SDN 001 Merdeka Bandung, kunjungan pimpinan kementerian ini menjadi ajang refleksi sekaligus pengakuan atas kerja keras para guru. Sri Winggowati menilai kunjungan ini sangat strategis untuk mengevaluasi sejauh mana dampak metode Deep Learning terhadap perkembangan siswa.

Wamen Atip sendiri menegaskan bahwa pelatihan guru saja tidak cukup. Kunci keberhasilan pendidikan ada pada implementasi yang konsisten di dalam kelas. SDN 001 Merdeka pun kini semakin optimistis untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya membekali siswa dengan angka-angka di rapor, tetapi juga kematangan berpikir dan kemandirian dalam memecahkan masalah.

Dengan pendekatan yang menyentuh hati dan logika, SDN 001 Merdeka Bandung kini menjadi salah satu pionir dalam mewujudkan visi pendidikan nasional yang lebih berkualitas dan bermakna bagi generasi masa depan.(BKHM-KPDM/*)

Related Posts

1 of 7