Destinasi Wisata

Liburan Sekolah Anti-Bosan: Kemenpar Hadirkan ‘Kampung Main’

Musim libur sekolah telah tiba, dan bagi para orang tua, momen ini sering kali mendatangkan draf tantangan tersendiri: bagaimana cara mengajak anak-anak memanfaatkan waktu libur agar tetap aktif bergerak, bergembira, namun tidak melulu terpaku pada layar gawai (gadget).

Nisita.info, Jakarta — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi meluncurkan sebuah terobosan destinasi wisata temporal bertajuk “Kampung Main”. Dirancang khusus sebagai draf destinasi keluarga, program ini menawarkan paket lengkap liburan sekolah yang tidak hanya seru, tetapi juga sarat akan nilai-nilai edukasi, pelestarian budaya, dan aktivitas fisik yang menyehatkan bagi anak-anak.

Geliat modernisasi perkotaan kerap kali mengikis ketersediaan ruang terbuka dan melupakan ragam permainan tradisional yang dahulu akrab di masa kecil kita. Melalui program Kampung Main ini, Kemenpar ingin mengembalikan atmosfer kehangatan tersebut di tengah kota.

Destinasi wisata liburan ini menyajikan berbagai zona permainan interaktif yang melatih ketangkasan, kerja sama tim, sekaligus kreativitas anak. Mulai dari pengenalan kembali draf permainan tradisional Nusantara, aktivitas kreasi seni, hingga area ketangkasan luar ruangan (outdoor) yang dikemas secara aman dan ramah anak.

Menteri Pariwisata dalam siaran pers resminya menegaskan bahwa pariwisata berbasis keluarga merupakan salah satu pilar penting untuk menggerakkan sektor domestik.

“Libur sekolah adalah momentum emas untuk mempererat hubungan kekeluargaan (bonding). Melalui Kampung Main, kami ingin menyediakan ruang destinasi alternatif yang inklusif, di mana anak-anak bisa belajar banyak hal baru, mengenal kekayaan budaya Indonesia lewat permainan, dan beraktivitas fisik dengan riang gembira di luar rumah,” tulis pernyataan resmi Kemenpar.

Sebagai destinasi wisata yang menyasar segmen anak-anak dan keluarga, faktor kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas paling utama dalam pengelolaan Kampung Main. Kemenpar memastikan seluruh fasilitas, wahana, dan area bermain di dalam Kampung Main telah memenuhi standar draf protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) yang ketat.

Selain menyajikan wahana bermain, tempat ini juga menyediakan zona kuliner ramah keluarga yang melibatkan para pelaku UMKM kreatif lokal. Dengan demikian, para orang tua dapat bersantai menikmati aneka hidangan khas Nusantara selagi mengawasi anak-anak mereka mengeksplorasi setiap sudut permainan edukatif.

Bagi Sobat Nisita yang sedang mencari referensi perjalanan atau tempat menghabiskan waktu bersama buah hati menjelang akhir pekan ini, Kampung Main bisa menjadi pilihan destinasi wisata edukatif yang sangat direkomendasikan. Liburan tidak perlu selalu mahal atau ke luar negeri; di sini anak-anak bisa memanen tawa, melatih motorik, sekaligus membawa pulang wawasan kebudayaan yang berharga. Yuk, ajak keluarga liburan sehat! (***)

Sumber: Siaran Pers Resmi Kementerian Pariwisata RI (kemenpar.go.id).

Related Posts

1 of 5