Halo, Sobat Nisita! Bagi kamu yang sering bepergian melintasi Jembatan Mahkota II (Jembatan Achmad Amins), ada kabar yang sangat menyegarkan dan siap bikin perjalanan malammu makin tenang dan menyenangkan. Kepastian akan hadirnya draf fasilitas pencahayaan yang prima di jembatan kebanggaan kita ini akhirnya resmi berembus dari gedung parlemen.
Komisi III DPRD Kota Samarinda membawa angin segar dengan mengonfirmasi bahwa proyek pengerjaan lampu jalan utama di sepanjang jembatan penghubung strategis tersebut akan segera dimulai pada bulan depan.
Langkah nyata ini menjadi salah satu draf hasil kesepakatan penting dalam rapat dengar pendapat (hearing) antara Komisi III DPRD Samarinda bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (9/7/2026) lalu.
Sebagai salah satu urat nadi transportasi yang menghubungkan berbagai kawasan penting di Kota Tepian, Jembatan Mahkota II memang membutuhkan draf perhatian ekstra agar fungsinya selalu optimal. Menanggapi harapan masyarakat akan lintasan yang lebih benderang, pihak legislatif bergerak cepat menjadikan program ini sebagai prioritas kerja.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan rasa optimisnya bahwa peremajaan fasilitas pencahayaan ini akan berjalan lancar demi kenyamanan mobilitas harian Sobat Nisita sekalian.
“Insyaallah di bulan depan itu sudah mulai dikerjakan. Lampu jalan utamanya mudah-mudahan bisa hidup lagi,” ujar Deni dengan nada penuh semangat saat memberikan keterangan hangat kepada rekan-rekan media.
Percepatan realisasi proyek ini menjadi atensi khusus yang dikawal ketat oleh Komisi III. Langkah proaktif dewan ini bertujuan untuk menghadirkan draf rasa aman yang maksimal, sekaligus meminimalkan draf potensi kerawanan sosial yang kerap menjadi kekhawatiran warga saat melintasi jalur jembatan yang minim cahaya pada malam hari.
Sinergi suportif antara legislatif dan eksekutif ini diharapkan mampu mengubah draf suasana jembatan menjadi lebih hidup, indah, dan ramah bagi setiap pengendara yang melintas.
“Kami sudah sampaikan kepada Pak Kadis (Kepala Dinas Perhubungan), ini salah satu atensi Komisi III terkait dengan Jembatan Mahkota. Karena kami ingin memastikan keselamatan warga terjaga dan menghindari hal-hal negatif yang tidak kita inginkan terjadi di sepanjang jalan Jembatan Mahkota II itu tadi,” jelas politisi Kota Tepian ini.
Dengan draf pengerjaan fisik yang siap digulirkan bulan depan, DPRD Samarinda berharap fungsi vital dari Jembatan Mahkota II tidak hanya unggul dalam memperlancar arus transportasi ekonomi, melainkan juga sukses menyuguhkan draf estetika kota yang indah dan rasa nyaman yang seutuhnya bagi seluruh masyarakat Samarinda. (Tr/Adv/DPRD Samarinda)















