Nisita.info, Bontang – Pemerintah Kota Bontang bersama Askot PSSI menunjukkan keseriusan dan komitmen berkelanjutan dalam membangun fondasi sepak bola masa depan.
Hal ini ditandai dengan pembukaan resmi Turnamen Askot PSSI Bontang Kelompok Usia (KU) 10 dan KU 14 se-Kota Bontang, yang diharapkan mampu melahirkan talenta handal hingga tingkat nasional.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang secara resmi membuka turnamen di Stadion Bessai Berinta, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya pembinaan yang berkelanjutan dari Askot PSSI.
Agus menegaskan bahwa kegiatan olahraga ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
“Ajang ini adalah bagian dari upaya menyehatkan masyarakat Kota Bontang,” kata Wakil Wali Kota, sekaligus menitipkan harapan agar Askot PSSI dapat melanjutkan upaya untuk menggelar pertandingan Liga 3 di Kota Bontang pada tahun depan.
Di sisi lain, Ketua Askot PSSI Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian fundamental dari rangkaian pembinaan. Sebelumnya, Askot telah menyelenggarakan pelatihan wasit dan pelatih berstandar nasional untuk menjamin kualitas.
Ia secara khusus memacu semangat pemain KU 14. Mengingat Bontang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) pada tahun 2027, kelompok usia ini diproyeksikan menjadi tulang punggung tim Bontang.
“Target Bontang, meskipun tidak menjadi juara umum, minimal cabang olahraga paling bergengsi, sepak bola, kita harus meraih medali emas,” tegas Andi Faizal, menunjukkan keseriusan Askot dalam meraih prestasi.
Turnamen yang diikuti 16 tim KU 10 dan 12 tim KU 14 ini akan bergulir selama lima hari hingga 25 November 2025, sekaligus menjadi ajang “fun game” bagi anak-anak KU 10 untuk mempraktikkan ilmu yang diberikan pelatih.(hayt_prokompim/*)















