Kutai Kartanegara

Kukar Segera Luncurkan Program ‘RT Ku Terbaik’, Tiap RT Bakal Kelola Rp150 Juta

Nisita.info, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pembangunan dari akar rumput. Mulai awal Maret 2026, Pemkab Kukar berencana meluncurkan program strategis bertajuk RT Ku Terbaik” dengan alokasi dana sebesar Rp150 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT).

Program ini menempatkan warga sebagai subjek pembangunan, di mana masyarakat di tingkat RT diberi peran sebagai pengambil keputusan utama terkait kebutuhan wilayahnya masing-masing.

Kepala Bidang Pembangunan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa (Pemasbangdes) DPMD Kukar, A. Riyandi Elvandar, menjelaskan bahwa skema ini merupakan mandat langsung kepada masyarakat melalui lembaga RT.

“Program ini bukan lagi diselenggarakan oleh perangkat daerah. Pemerintah hanya menyalurkan dana melalui kecamatan dalam bentuk belanja uang yang diserahkan kepada RT, lalu dimandatkan kepada masyarakat,” ujar Riyandi saat ditemui di Kantor DPMD Kukar, Jumat (30/1/2026).

Meski RT memegang kendali anggaran, Riyandi menegaskan bahwa dana tersebut tidak boleh digunakan secara semena-mena. Terdapat koridor pengaturan yang ketat mulai dari perencanaan hingga pengawasan.

RT diwajibkan melakukan musyawarah bersama warga untuk menentukan prioritas kegiatan. Hasil kesepakatan warga inilah yang kemudian diajukan ke tingkat kecamatan.

“RT harus bersepakat dengan masyarakat, kegiatan apa yang akan dilakukan dan siapa penerima manfaatnya. Hasil musyawarah diajukan ke kecamatan untuk diverifikasi. Jika dinilai layak dan patut dibantu, barulah program bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Pemkab Kukar telah membentuk Tim Pengendali RT Ku Terbaik. Tim ini bertugas menyusun langkah teknis capaian program selama satu tahun serta melakukan monitoring berkelanjutan.

Riyandi juga memberikan peringatan keras terkait transparansi pengelolaan dana tersebut. Ia meminta warga untuk aktif mengawal dan tidak membiarkan RT mengatur anggaran secara sepihak.

“Ini bukan dana yang digunakan semau-maunya oleh RT. Jangan sampai kami temukan di lapangan semua diatur langsung oleh RT tanpa masyarakat tahu. Program ini harus direncanakan betul-betul dari bawah,” pungkasnya.

Program “RT Ku Terbaik” diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan kelurahan, sekaligus mempercepat pemenuhan infrastruktur skala kecil yang selama ini sulit terjangkau oleh proyek besar kabupaten.(Sumber: kukarkab.go.id/Abdilah Amin)

Related Posts

1 of 30