Nisita.info, Samarinda – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Inche Abdoel Moeis (I.A. Moeis) Samarinda menerima kunjungan lapangan dari Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Kota Samarinda, Jum’at (5/6/2026) pagi.
Kunjungan yang berfokus pada evaluasi penanganan penyakit menular seperti TBC dan HIV/AIDS ini disambut langsung oleh Direktur RSUD I.A. Moeis, dr. Osa Rafshodia.
Dalam momentum tersebut, dr. Osa Rafshodia—yang telah memimpin rumah sakit milik Pemkot Samarinda ini sejak dilantik pada Maret 2024 lalu—menyambut baik langkah legislatif yang sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait.
Ia bahkan secara khusus mendorong jajaran dokter dan tenaga medis di RSUD I.A. Moeis untuk memanfaatkan kehadiran Pansus IV sebagai wadah menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, pengalaman riil para dokter di lapangan sangat berharga agar regulasi yang dilahirkan nanti benar-benar aplikatif.
“Kami berharap melalui tim Pansus ini, dapat dilakukan monitoring, evaluasi, sekaligus menampung usulan-usulan apa saja yang bisa ditekankan,” ujar dr. Osa Rafshodia saat memberikan sambutan.
Ia menambahkan, keterbukaan dalam berbagi pengalaman klinis dan tantangan penanganan pasien di rumah sakit diharapkan mampu memberikan gambaran utuh bagi anggota dewan.
Dengan begitu, hambatan-hambatan teknis yang selama ini dihadapi oleh para tenaga medis di garda terdepan dapat diakomodir dan dicarikan solusinya di dalam pasal-pasal Raperda.
“Sehingga ke depannya, kegiatan maupun program pelayanan di rumah sakit ini bisa semakin meningkat aksesnya bagi masyarakat,” lanjutnya.
Agenda peninjauan lapangan ini tidak hanya dihadiri oleh manajemen rumah sakit dan anggota Pansus IV DPRD Samarinda, melainkan juga melibatkan perwakilan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda guna mensinkronisasikan regulasi penanganan penyakit menular di Kota Tepian. (TR)















