Informasi

Tiket Mudik Ludes? Ini 5 Strategi Jitu Berburu Tiket Arus Balik Agar Tak Gigit Jari

JIKA tiket keberangkatan sudah di tangan, tantangan berikutnya adalah mengamankan jalan pulang. Dengan prediksi puncak arus balik pada 28 Maret 2026 yang mencapai 23.000 penumpang di Bandara SAMS Sepinggan, persaingan mendapatkan kursi akan sangat ketat.

Agar tidak terjebak harga “transit” yang melambung hingga Rp7 juta, berikut strategi yang bisa Anda terapkan:

1. Pasang Fitur “Price Alert” (Notifikasi Harga)

Jangan mengecek aplikasi pemesanan tiket setiap jam secara manual. Manfaatkan fitur Price Alert di aplikasi seperti Traveloka, Tiket.com, atau Skyscanner. Atur rute dan tanggal keberangkatan yang diinginkan (misal: Balikpapan – Jakarta), dan biarkan aplikasi memberi tahu Anda saat ada kursi tambahan atau pembatalan dengan harga normal.

2. Pantau “Extra Flight” Tengah Malam

Maskapai sering kali merilis jadwal penerbangan tambahan (extra flight) secara bertahap, biasanya pada waktu-waktu sepi seperti tengah malam atau dini hari. Pastikan Anda mengecek situs resmi maskapai (Garuda, Citilink, AirAsia) secara berkala, bukan hanya mengandalkan agen perjalanan daring.

3. Gunakan Metode “Split Ticket” (Tiket Terpisah)

Jika penerbangan langsung (direct) dari Balikpapan sudah habis, jangan langsung menyerah pada rute transit otomatis yang disediakan aplikasi. Cobalah menyusun rute sendiri secara manual. Misalnya, pesan tiket Balikpapan ke Surabaya, lalu pesan tiket terpisah Surabaya ke Jakarta. Terkadang, total harga dua tiket terpisah ini jauh lebih murah daripada paket transit otomatis.

4. Pilih Tanggal “Cantik” di Luar Puncak Arus

Jika jadwal pekerjaan memungkinkan, hindari pulang tepat pada 28 Maret (H+6). Berdasarkan data historis, harga tiket akan mulai melandai pada H+8 atau H+9. Mengambil cuti tambahan satu atau dua hari bisa menghemat jutaan rupiah sekaligus menghindari kepadatan di bandara.

5. Manfaatkan Poin dan Promo Kartu Kredit

Cek kembali poin loyalitas maskapai (Miles) atau poin kartu kredit Anda. Masa arus balik adalah waktu terbaik untuk melakukan redeem poin. Seringkali, kursi yang dialokasikan untuk penukaran poin masih tersedia saat kursi reguler sudah dinyatakan full booked.(tr)

Related Posts

1 of 21