Daerah

Bandara SAMS Sepinggan Prediksi 313 Ribu Penumpang Padati Lebaran 2026

Nisita.info, Balikpapan – Lonjakan drastis pergerakan penumpang mulai membayangi Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. Pihak otoritas bandara memprediksi total pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini mencapai 313.000 orang, meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun 2025.

Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada hari ini, Rabu (18/3/2026), dengan proyeksi 19.000 penumpang dalam satu hari. Sementara itu, arus balik diprediksi jauh lebih padat dengan angka 23.000 penumpang pada H+6 Lebaran atau 28 Maret mendatang.

Fenomena Tiket Transit dan Harga Tinggi

General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat membuat tiket penerbangan langsung (direct flight) habis terjual (full booking). Hal ini menyebabkan sistem pada aplikasi pemesanan hanya menampilkan rute transit yang jauh lebih mahal.

“Bukan semata-mata tiketnya mahal, tetapi karena penerbangan tersebut harus transit di beberapa kota. Harganya bahkan bisa mencapai Rp4 juta hingga Rp7 juta karena akumulasi rute tersebut,” jelas Iwan pada Selasa (17/3/2026).

59 Penerbangan Tambahan Ludes Dipesan

Untuk mengantisipasi lonjakan, tiga maskapai besar—AirAsia, Garuda Indonesia, dan Citilink—telah mengoperasikan 59 penerbangan tambahan (extra flight). Namun, Iwan menyebut tambahan kursi tersebut pun telah habis dipesan oleh masyarakat jauh-jauh hari.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk mempersiapkan tiket kepulangan sedini mungkin dan datang lebih awal ke bandara guna menghindari kepadatan di area check-in.

Jaminan Keamanan dan Fasilitas

Guna memastikan kelancaran operasional, pihak bandara bersama Otoritas Bandar Udara Wilayah VII (Kemenhub RI) terus melakukan asesmen rutin. Pengawasan ketat dilakukan pada fasilitas teknis, prosedur operasional, hingga kesiapan personel di lapangan.

“Kami pastikan seluruh fasilitas dan SDM telah memenuhi ketentuan demi menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang selama arus mudik dan balik,” pungkas Iwan. (Prb/ty)

Related Posts

1 of 37