Informasi

Sekolah Tetap Tatap Muka! Ini 5 Cara Jadi “Agen Hemat Energi” di Kelasmu

Nisita.info – Sesuai arahan Mendikdasmen Abdul Mu’ti, kegiatan belajar mengajar (KBM) dipastikan tetap berjalan normal secara luring per 1 April 2026. Namun, ada misi baru untuk kita semua: Mendukung Efisiensi Energi Nasional.

Menjadi “Agen Hemat Energi” bukan berarti mematikan semua fasilitas, melainkan menggunakan energi secara cerdas dan bertanggung jawab. Yuk, terapkan panduan sederhana ini di kelasmu:

1. Manfaatkan Cahaya Alami (Daylighting)

Tahukah kamu? Indonesia adalah negara tropis dengan limpahan sinar matahari. Jika kelasmu memiliki jendela besar, mintalah izin kepada guru untuk membuka tirai selebar mungkin. Matikan lampu di barisan dekat jendela jika cahaya matahari sudah cukup terang untuk membaca. Ini adalah langkah paling mudah untuk memangkas penggunaan listrik di pagi hari.

2. Ritual “Cabut Steker” Sebelum Pulang

Seringkali kita meninggalkan charger laptop atau kabel proyektor tetap menancap di stopkontak meskipun tidak digunakan. Tahukah kamu? Kabel yang tetap menancap masih mengalirkan arus listrik kecil (arus bocor). Pastikan ketua kelas atau piket harian mencabut semua steker sebelum mengunci ruang kelas di sore hari.

3. Atur Suhu AC Secara Bijak

Jika kelasmu menggunakan AC, jangan langsung menyetelnya di suhu 16°C. Suhu ideal yang nyaman dan tetap hemat energi adalah antara 23°C hingga 25°C. Pastikan juga pintu dan jendela tertutup rapat saat AC menyala agar mesin tidak bekerja ekstra keras. Jika udara pagi sedang sejuk, cobalah gunakan ventilasi alami saja!

4. Gerakan “Indonesia ASRI” di Kantin

Menjadi agen energi juga berarti peduli lingkungan. Saat di kantin, hindari penggunaan sedotan plastik atau kemasan sekali pakai yang proses produksinya memakan banyak energi industri. Membawa tumbler dan kotak makan sendiri dari rumah adalah kontribusi nyata bagi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

5. Edukasi Teman Sebaya

Jangan simpan pengetahuan ini sendiri. Ajak teman-teman sekelasmu untuk peduli. Kamu bisa membuat poster kecil di dekat saklar lampu bertuliskan: “Matikan jika tidak digunakan”. Tahukah kamu? Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama-sama secara konsisten.

Mendikdasmen menekankan bahwa kejujuran dan disiplin adalah pangkal prestasi. Disiplin dalam menjaga energi sekolah adalah bukti bahwa kamu memiliki karakter pelajar Indonesia yang unggul. Mari buktikan bahwa sekolah luring bisa tetap produktif sekaligus ramah lingkungan!(tr)

Related Posts

1 of 21