Warta Utama

Anggaran Tunjangan Profesi 2026 Tembus Rp83 Triliun demi Kesejahteraan Pendidik

Nisita.info — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mempertegas komitmennya dalam menjaga nyala pengabdian para pendidik di seluruh penjuru negeri.

Melalui kebijakan afirmatif, pemerintah memastikan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) terus ditingkatkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Langkah ini diambil di tengah hangatnya perhatian publik terhadap kisah heroik para guru di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), seperti perjuangan guru di Nusa Tenggara Timur yang tetap mengajar meski didera keterbatasan ekonomi dan akses transportasi.

Direktur Jenderal GTK, Nunuk Suryani, menyatakan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap tantangan di lapangan. Hal tersebut justru menjadi motivasi untuk mempercepat program kesejahteraan, baik bagi guru ASN maupun non-ASN.

Berikut adalah rincian dukungan anggaran TPG yang disiapkan pemerintah:

Kategori Guru Realisasi Anggaran 2025 Anggaran Tahun 2026 Jumlah Penerima (2026)
Guru ASN Rp67,3 Triliun Rp72,2 Triliun 1,68 Juta Guru
Guru Non-ASN Rp10,9 Triliun Rp11,5 Triliun 392 Ribu Guru

“Pemerintah terus bekerja agar kesejahteraan guru semakin baik dari waktu ke waktu. Kami juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar hak-hak guru dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Nunuk di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Manfaat dari kebijakan ini dirasakan langsung oleh para pendidik di daerah terpencil. Yustina Yuniarti, seorang guru di SD Kristen Wukur, Kabupaten Sikka, NTT, membagikan kisah harunya. Sejak menerima TPG pada Januari 2025, ia mampu membantu perekonomian keluarga hingga membiayai kuliah adik-adiknya.

“Tunjangan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, saya gunakan untuk membantu orang tua membiayai kuliah adik-adik,” ungkap Yustina. Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti atas perhatian nyata terhadap nasib para guru.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan nasional adalah hal yang mustahil tanpa menghadirkan penghargaan yang layak bagi guru. Dedikasi para guru yang tetap mengajar dengan penuh semangat di tengah berbagai keterbatasan menjadi fondasi utama pembangunan karakter bangsa.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah tunjangan tersalurkan tepat sasaran, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi luar biasa para guru sebagai garda terdepan pendidikan Indonesia. (Ririn/Tim Ditjen GTK/*)

Related Posts

1 of 22