Nisita.info — Ketua TP PKK sekaligus Bunda Posyandu Kota Samarinda, Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun, tidak hanya memberikan pesan menyentuh. Kepada seluruh orang tua yang hadir di Posyandu Sehati Jalan Jelawat Gang 4 Kecamatan Samarinda Ilir Ia juga memberikan peringatan penting.
Dalam momentum Hari Posyandu Nasional, Kamis (30/4/2026) ia menekankan bahwa pengawasan tumbuh kembang anak saat ini adalah investasi harga mati untuk menghadapi persaingan global di masa depan.
Istri Wali Kota Samarinda ini mengingatkan bahwa pada tahun 2045 mendatang—saat Indonesia merayakan usia emasnya—generasi muda saat inilah yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan dan persaingan.
Menurut Rinda Wahyuni, mengabaikan pemeriksaan kesehatan anak di Posyandu saat ini hanya akan menyisakan penyesalan di kemudian hari. “Kalau kita tidak menjaga tumbuh kembang anak kita dengan baik, kita akan rugi dan menyesal nanti. Tahun 2045 nanti anak-anak kita akan bersaing, sedangkan kita sudah tua nantinya,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Ia mengajak para ibu untuk menjadikan Posyandu sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban formalitas. Melalui Posyandu, kondisi gizi dan fisik anak dapat terpantau secara berkala agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan sehat.
Selain faktor kesehatan fisik, Bunda Posyandu Samarinda juga menyoroti pentingnya kedisiplinan pelaporan data. Selisih satu atau dua anak yang tidak hadir tanpa keterangan ternyata berdampak besar pada validitas data kesehatan Kota Samarinda di tingkat nasional.
Rinda Wahyuni meminta para orang tua yang berhalangan hadir ke Posyandu untuk tetap proaktif. “Bunda-bunda, kalau misalnya bulan ini tidak pergi ke Posyandu karena kesibukan, tolong anaknya dibawa ke Puskesmas dan lapor kepada petugas Posyandu,” pintanya.
Akurasi data ini sangat krusial agar profil kesehatan anak-anak Samarinda di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tercatat dengan baik. “Kita tidak mau anak-anak kita dianggap tidak sehat atau laporan ke Kemenkes dikatakan tidak mencapai target hanya karena kita malas ke Posyandu. Saya harap bunda-bunda sekalian rajin ke Posyandu,” tutupnya.
Pemerintah Kota Samarinda melalui TP PKK terus berkomitmen untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pencegahan stunting dan penyiapan generasi emas 2045. (tr)














