Daerah

HUT ke-69 PP-PAUD Kaltim Tekankan Inovasi Digital Tanpa Hilangkan “Sentuhan Hangat” Pendidikan

Nisita.info, Samarinda — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) menjadi momentum krusial untuk memperkuat fondasi pendidikan anak di Kalimantan Timur.

Acara yang digelar di Aula Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Rabu (15/4/2026), mengusung tema besar mengenai penguatan kolaborasi dan inovasi sebagai kunci menghadapi tantangan masa depan.

Ketua DPD PP-PAUD Provinsi Kaltim, Andi Srianti Ishak, mengajak seluruh pengurus dan stakeholder untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat peran organisasi yang sebelumnya dikenal sebagai GOPTKI tersebut.

Dalam sambutannya, Andi Srianti menyoroti perubahan dunia yang sangat cepat, terutama derasnya arus informasi dan teknologi yang mulai merambah dunia anak-anak. Tantangan seperti paparan gawai sejak dini hingga perubahan pola interaksi sosial menjadi fokus utama yang harus diantisipasi oleh para orang tua dan pendidik.

“Selama 69 tahun pengabdian, PP-PAUD telah mendampingi anak-anak melalui berbagai program. Di era digital ini, kebutuhan literasi digital bagi orang tua dan pendidik sangat penting agar bisa mendampingi anak secara bijak,” ujarnya.

Meski mendorong adanya inovasi melalui pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses pembelajaran, Andi Srianti mengingatkan bahwa esensi pendidikan anak usia dini tetap terletak pada interaksi manusiawi. Menurutnya, teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan peran utama pendidik dalam memberikan kasih sayang dan arahan moral.

“Kita butuh kolaborasi kuat dan inovasi nyata. Namun perlu diingat, PAUD adalah ruang yang hangat bagi anak. Teknologi adalah pembantu, bukan pengganti sentuhan dalam mendidik anak,” tegas Andi Srianti.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPC PP-PAUD dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kaltim, serta para guru dari berbagai yayasan pendidikan.

Selain seremoni pemotongan tumpeng, rangkaian acara juga diperkaya dengan seminar edukatif. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pendidik PAUD di daerah agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman namun tetap menjaga nilai-nilai karakter luhur pada anak didik di Benua Etam. (cht/pt/*)

Related Posts

1 of 35