Sekolah-Kampus

Kelompok Tani Karya Sejahtera Loa Janan Ulu, Diberi Pengetahuan Pengelolaan Tanaman Berbasis Otomatisas

Nisita.Info — Dosen Teknologi Rekayasa Komputer Politeknik Negeri Samarinda (TRK POLNES)  memberikan Pendampingan dan Implementasi Teknologi IoT (Internet of Things)dalam Pengelolaan Tanaman berbasis otomatisasi pada Kelompok Tani Karya Sejahtera RT 33 Loa Janan Ulu pada Rabu (9/9/26).

Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dari bibit sayur-mayur yang akan dihasilkan oleh anggota Kelompok Tani Karya Sejahtera yang berlokasi di Dusun Tegal Anyar, Desa Loa Janan Ulu RT.33, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pendampingan dan Implementasi Teknologi IoT dalam Pengelolaan Tanaman ini dihadiri oleh lebih dari 20 orang anggota kelompok tani dan merupakan kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat yang dilakukan oleh dosen, selain kewajiban dalam melakukan penelitian dan pengajaran.

Adapun tim PkM yang mendampingi warga terdiri dari Fara Triadi, S.T., M.T. selaku Ketua Tim, serta Abdullah Hanif, S.Kom., M.Kom. dan Arsan Kumala Jaya, S.Pd., M.T. sebagai anggota tim.

Pelatihan ini dimulai dengan sambutan Ahmad Rofiq Hakim, S.Pd., M.Kom selaku Koordinator Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer dan diakhiri dengan penyerahan plakat oleh pihak dosen POLNES kepada Ketua Kelompok Tani Karya Sejahtera yang disaksikan oleh anggota yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Koordinator Prodi TRK, Ahmad Rofiq Hakim memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kelompok Tani serta Masyarakat yang telah mengizinkan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat di Lingkungan Dusun  Tegal Anyar, Desa Loa Janan Ulu RT.33, Kabupaten Kutai Kartanegara.

”Harapan kami dengan adanya peralatan yang diaplikasikan untuk pengelolaan tanaman berbasis otomatisasi meliputi kontrol suhu, tingkat keasaman tanah (PH)  dan penyiraman otomasi yang dapat dikontrol dari jarak jauh dengan menggunakan aplikasi yang telah dikembangkan oleh tim PkM dapat meningkatkan kualitas tanaman,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, jenis tanaman yang menjadi objek uji coba penerapan teknologi IoT adalah sawi dan cabai (lombok), dua komoditas sayuran yang menjadi andalan Kelompok Tani Karya Sejahtera, di samping sayuran lainnya seperti kangkung dan aneka sayuran lainnya.

Diharapkan melalui sistem otomatisasi yang diterapkan, pertumbuhan kedua tanaman (sawi dan cabai) terssebut dapat dipantau dan dikendalikan secara lebih terukur, mulai dari kelembaban tanah, suhu, hingga jadwal penyiraman tanaman.

Kelompok Tani Karya Sejahtera berharap kegiatan pendampingan semacam ini dapat terus dilanjutkan dan dilakukan secara berkelanjutan ke depannya, mengingat manfaatnya yang dirasakan langsung dalam meningkatkan pengelolaan tanaman secara lebih modern dan efisien.

”Salah satu kendala yang dihadapi selama pelaksanaan penelitian ini adalah kondisi musim kemarau yang menyebabkan sumber air menjadi kering, sehingga turut memengaruhi proses penyiraman tanaman secara otomatis di lapangan,” jelas Rofiq.(*/yul/adv)

 

 

 

Related Posts

1 of 9