Nisita.info, Samarinda – Komisi II DPRD Kota Samarinda menyatakan dukungannya terhadap berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam rangka menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana optimalisasi target sektor retribusi parkir melalui skema parkir berlangganan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, H. Iswandi, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (11/6/2026), menyatakan bahwa pada prinsipnya parlemen sangat menyambut baik langkah kreatif OPD teknis dalam memaksimalkan potensi pendapatan kota. Namun, ia memberikan catatan strategis agar penerapan kebijakan tersebut dikaji secara matang dan diselaraskan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
“Kita sangat mendukung upaya pemerintah kota untuk terus berinovasi menaikkan PAD. Namun, yang paling penting adalah bagaimana metode pemetaan potensinya harus jelas dan bertahap, terutama di tengah situasi ekonomi saat ini,” ujar Iswandi.
Lebih lanjut, legislator senior ini menyarankan agar penerapan awal kebijakan parkir berlangganan ini menyasar lingkungan internal terlebih dahulu, seperti kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai proyek percontohan yang baik.
Iswandi juga menekankan bahwa kunci keberhasilan dari inovasi ini adalah timbal balik berupa peningkatan kualitas fasilitas publik yang nyata bagi pengendara. Menurutnya, ketika masyarakat berkontribusi, pemerintah harus memastikan ada nilai tambah (value added) pelayanan yang dirasakan langsung oleh warga.
“Jika masyarakat berpartisipasi, tentu harus ada nilai tambah kemanfaatan yang mereka terima kembali. Ada harga, tentu harus ada rupa kualitas pelayanan yang sepadan. Komisi II siap duduk bersama Pemkot untuk mendiskusikan metode terbaik agar program ini berjalan sukses tanpa memberatkan masyarakat,” terangnya. (Tr/Adv/DPRD Samarinda)















