Agenda

Samarinda Graphic Memoir Exhibition 2026 Hadirkan 200+ Narasi Personal Warga Kota

Nisita.Info — Samarinda Graphic Memoir Exhibition 2026 akan diselenggarakan pada 11–19 April 2026 di Gedung Samarinda Design Hub, Graha TVRI Asri, Sempaja, Samarinda.

Pameran ini menghadirkan lebih dari 200 karya dari 20 kreator asal Samarinda yang mengangkat pengalaman personal sebagai cara membaca kota dari dalam.

Digagas oleh Ramadhan S. Pernyata—akademisi, praktisi desain, ilustrator, dan Founder Samarinda Design Hub—pameran ini berangkat dari praktik menggambar yang kemudian berkembang menjadi berbagai bentuk, mulai dari karya visual, tulisan, hingga pameran sebagai ruang berbagi pengalaman.

Graphic memoir dipilih sebagai medium untuk merekam dan membagikan ingatan, relasi, serta pengalaman keseharian warga. Pameran ini berangkat dari pertanyaan mendasar: bagaimana sebuah kota dapat dipahami melalui pengalaman personal warganya?

Selama ini, kota lebih sering dibaca melalui peta, data, dan narasi besar tentang pembangunan. Namun di balik itu, terdapat lapisan yang lebih intim—ingatan, emosi, dan relasi—yang membentuk makna kota bagi setiap individu.

Melalui pendekatan graphic memoir, teks dan visual hadir secara simultan, membangun pengalaman membaca yang reflektif dan empatik. Kota tidak ditampilkan sebagai citra tunggal, melainkan sebagai kumpulan fragmen pengalaman yang beragam dan saling bertaut.

Pameran ini menampilkan lebih dari 200 karya dari 20 partisipan terkurasi yang seluruhnya berasal dari Samarinda. Karya-karya tersebut meliputi Graphic memoir, Komik pendek, Ilustrasi naratif dan Zine dan eksplorasi visual storytelling .

Beragam pengalaman dihadirkan dalam karya—mulai dari relasi keluarga, makanan khas, masa kecil di Samarinda, dinamika lingkungan tempat tinggal, perubahan ruang kota, hingga pengalaman sosial dan budaya. Setiap karya menjadi bagian dari lanskap narasi yang lebih luas tentang Samarinda.

Pameran ini terbuka untuk pelajar dan mahasiswa, pelaku industri kreatif, seniman visual  dan masyarakat umum. Pengunjung diharapkan dapat memperoleh pengalaman membaca kota melalui perspektif personal, membangun empati melalui narasi visual, serta menemukan keterhubungan dengan cerita-cerita yang dihadirkan.

“Semua berangkat dari menggambar. Dari gambar, lahir berbagai bentuk—karya, tulisan, dan pameran. Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan Samarinda sebagai ruang hidup yang dibentuk oleh ingatan dan pengalaman warganya,” ujar Ramadhan S. Pernyata, penggagas pameran sekaligus Founder Samarinda Design Hub.

Samarinda Graphic Memoir Exhibition 2026 mengundang media dan masyarakat luas untuk hadir dan menjadi bagian dari pembacaan kota melalui pengalaman personal. Pameran ini tidak hanya menjadi ruang untuk melihat karya, tetapi juga ruang untuk membaca, merenung, dan memahami Samarinda sebagai kota yang hidup melalui ingatan dan relasi warganya.(*/rls)

 

 

 

Related Posts

1 of 2