Nisita.info, Samarinda — Pasokan listrik yang stabil dan andal merupakan urat nadi utama bagi kemajuan sebuah kota. Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi dan aktivitas warga Kota Samarinda, pemeliharaan serta keandalan sistem kelistrikan menjadi perhatian bersama antara jajaran legislatif dan penyedia layanan ketenagalistrikan.
Menanggapi dinamika pemeliharaan jaringan listrik yang tengah berlangsung di beberapa kawasan Samarinda, DPRD Kota Samarinda terus membangun komunikasi aktif dan memberikan masukan konstruktif demi kenyamanan seluruh warga.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, Senin (24/8/2026) menyampaikan bahwa perhatian tinggi dari jajaran dewan pada dasarnya berakar dari aspirasi masyarakat dan para pelaku usaha lokal yang membutuhkan kepastian alur aktivitas harian.
Bagi dewan, proses perawatan dan penyempurnaan sistem jaringan yang sedang dijalankan PLN perlu diimbangi dengan pola komunikasi yang makin terbuka dan responsif.
“Informasi mengenai penyebab pemeliharaan, wilayah yang terdampak, hingga estimasi waktu pemulihan secara presisi sangat berharga bagi warga dan pelaku UMKM agar dapat mengantisipasi serta menyesuaikan jadwal kegiatan mereka secara lebih baik,” ungkap Abdul Rohim.
Dewan berharap ke depan penyedia jasa kelistrikan dapat terus meningkatkan penyampaian jadwal pemeliharaan berkala secara berkala dan tepat waktu, sehingga koordinasi di lapangan dapat berjalan semakin harmonis.
Selain dari sisi komunikasi teknis, DPRD Kota Samarinda juga mendorong adanya terobosan pelayanan yang ramah pelanggan sebagai bentuk apresiasi dan kompensasi atas kesabaran warga selama proses perbaikan jaringan berlangsung.
Salah satu gagasan positif yang didorong oleh legislatif adalah skema pemberian insentif atau potongan tarif pada periode bulan perbaikan. Langkah ini dinilai sebagai wujud komitmen pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Bentuk respon cepat serta skema penyesuaian layanan—seperti potongan tagihan atau insentif khusus pada periode pemeliharaan—akan menjadi penyejuk dan penanda komitmen tanggung jawab pelayanan yang luar biasa bagi warga terdampak,” lanjutnya.
Kota Samarinda sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan Kalimantan Timur memerlukan dukungan keandalan energi secara berkelanjutan. Sinergi antara evaluasi kritis dari DPRD dan pembenahan infrastruktur oleh tim teknis PLN diharapkan mampu menghadirkan sistem kelistrikan yang kian tangguh di masa mendatang.
Dengan komunikasi yang kian padu, perbaikan yang terukur, dan perlindungan konsumen yang semakin mantap, roda perekonomian warga Kota Tepian dipastikan dapat berputar makin cepat dan tanpa hambatan. (Tr/Adv/DPRD Samarinda)















