Parlementaria

Aji Mirni Mawarni Sambangi PWI Kaltim, Serap Aspirasi Wartawan

Nisita.info, Samarinda – Sore itu, Kamis (27/8/2026) Aula Hifnie Efendi Sekretariat PWI Kaltim mendadak penuh sesak. Tak heran, Anggota DPD RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni hadir menyerap aspirasi insan pers.

Dengan durasi waktu sekitar satu setengah jam, pertemuan interaktif ini mampu menyoroti berbagai persoalan krusial di daerah. Mulai dari krisis sarana publik, isu lingkungan, hingga peta politik keterwakilan tokoh Kaltim di kancah nasional.

Dalam dialog tersebut, insan pers menyampaikan dinamika lapangan yang dihadapi masyarakat Samarinda dan Kaltim secara umum. Salah satu keluhan utama yang mengemuka adalah minimnya ketersediaan lahan pemakaman di Kota Samarinda yang kian terbatas, serta mendesaknya usulan pengalihan status lahan untuk pemukiman warga.

Isu lingkungan dan bencana tahunan seperti ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) turut menjadi perhatian, di samping pemantauan terhadap efektivitas program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan progres pengembangan Koperasi Merah Putih di daerah.

Tak hanya isu kebijakan publik, diskusi juga mengulas kiprah kegiatan sosial melalui aksi nyata PWI Peduli serta sinergi dalam Gerakan Memungut Sampah demi menjaga lingkungan perkotaan.

Di sisi lain, mengemuka pula sorotan kritis terkait minimnya figur atau tokoh asal Kaltim yang saat ini menonjol dan memegang peranan strategis di tingkat pusat. Kondisi ini dinilai memengaruhi daya tawar diplomasi serta pengawalan aspirasi daerah dalam kebijakan nasional.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Aji Mirni Mawarni menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai mata dan telinga masyarakat. Ia berkomitmen membawa seluruh poin strategis hasil pertemuan ini ke tingkat parlemen pusat.

“Saya tidak ingin menggurui karena Bapak dan Ibu wartawan sekalian yang paling tahu kondisi riil di lapangan. Seluruh aspirasi akan saya catat dan perjuangkan di forum DPD RI untuk mencari solusi terbaik,” tegas politisi yang akrab disapa Mawar ini.

Ia juga berharap agar insan pers terus menjaga integritas dan fungsi edukasi dalam menyampaikan informasi kepada publik. Menurutnya, karya jurnalistik yang mendidik dan konstruktif bernilai ibadah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Tr)

Related Posts

1 of 13