Halo, Sobat Nisita! Pelataran Gedung Basuki Rahmat yang biasanya identik dengan suasana formal pembahasan anggaran dan perda, mendadak berubah wajah selama tiga hari berturut-turut. Gelak tawa, riuh sorak-sorai perlombaan tradisional, hingga aroma gurih aneka kuliner lokal menyatu hangat dalam gelaran Pesta Rakyat Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di DPRD Kota Samarinda.
Suasana kekeluargaan terasa begitu kental. Mulai dari pimpinan dan anggota dewan, jajaran ASN Sekretariat Dewan, warga sekitar, hingga insan media membaur tanpa sekat menikmati sajian hiburan dan permainan khas kemerdekaan.
Ada satu hal istimewa dan patut diacungi jempol dalam penyelenggaraan acara kemeriahan pesta rakyat ini, Sobat Nisita. Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memastikan dengan tegas bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini tidak menggunakan anggaran APBD sedikit pun.
Sejak awal penyusunan rencana acara, Helmi memberikan arahan ketat agar keuangan daerah tetap fokus dan diprioritaskan penuh bagi kebutuhan mendesak masyarakat—seperti perbaikan infrastruktur, penanganan banjir, hingga peningkatan fasilitas pelayanan publik.
“Sejak awal panitia melapor, saya sudah wanti-wanti soal anggaran. Plt. Sekretaris Dewan menyodorkan rancangan kegiatan yang lumayan besar, tetapi beliau meyakinkan bahwa seluruh pembiayaan insya Allah murni dari sponsor dan partisipasi gotong royong anggota dewan, bukan dari APBD,” ungkap Helmi hangat di hadapan pengunjung.
Kemeriahan pesta rakyat semakin berkesan ketika perhatian khusus tertuju pada 32 tenant UMKM yang menjajakan beragam kuliner dan produk kreatif di lokasi acara.
Secara Spontan, Ketua DPRD Samarinda mengumumkan aksi ‘borong dagangan’ bagi seluruh lapak UMKM yang hadir. Masing-masing pedagang diborong produknya senilai Rp200.000, lalu hidangan lezat tersebut dibagikan gratis untuk dinikmati bersama oleh para staf, warga, dan awak media yang hadir.
“Hari ini kita berikan kejutan untuk 32 tenant yang ikut serta. Masing-masing lapak kita borong senilai Rp200.000 per orang untuk dibagikan kepada staf, masyarakat, dan teman-teman media. Semua harus kebagian agar para pelaku UMKM kita merasakan dampak ekonomi langsung dari peringatan hari kemerdekaan ini,” tutur Helmi disambut tepuk tangan riuh para pedagang.
Aksi borong spontan ini tak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi langsung, melainkan menjadi panggung berharga bagi para pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk lokal mereka kepada masyarakat luas.
Bagi jajaran anggota dewan dan ASN di lingkungan DPRD Samarinda, momen pesta rakyat ini menjadi booster semangat di tengah padatnya agenda pengawasan, rapat paripurna, dan pembahasan regulasi daerah yang kerap menyita waktu serta energi.
Melalui canda tawa di arena lomba dan hangatnya kebersamaan menikmati kuliner lokal, tali silaturahmi antarpegawai dan wakil rakyat menjadi semakin erat dan solid.
Helmi berharap nilai-nilai gotong royong dan semangat kebersamaan yang terpancar selama perayaan HUT Kemerdekaan RI ini tidak luntur, melainkan terus hidup dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan terbaik bagi seluruh warga Kota Tepian.
Gimana Sobat Nisita, seru dan menginspirasi banget kan perayaan kemerdekaan di DPRD Samarinda tahun ini? Merdeka! (Tr/Adv/DPRD Samarinda)















