Informasi

Usia Belum Sebulan, PWI Kaltim Billiard Club Sukses Gelar Turnamen Se-Kaltim

Nisita.info — Tidak kurang 20 meja biliar merk Mr Sung tersusun rapi dan presisi. Lampu-lampu sorot menggantung tepat di atas kanvas biru, memantulkan aroma kegembiraan yang kontras dengan hiruk-pikuk kesibukan lomba para insan pers.

‎Di tempat bernama De’Ale Billiard yang berlokasi di Go Mall Samarinda, puluhan wartawan dan mitra kerjaPWI Kaltim berkumpul bukan untuk mengejar tenggat berita (deadline) , melainkan mengejar bola sasaran dalam Turnamen Biliar Deadline-Headline-Bola 9.

‎Ajang yang digelar PWI Kaltim Billiard Club dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini tidak sekadar menjadi ajang adu kecerdasan bola. Di balik ketukan stik dan denting bola yang saling berbenturan, ada napas silaturahmi yang ditiupkan di tengah ritme kerja awak media yang tinggi.

‎Profesi wartawan identik dengan pola hidup tak menentu—sering begadang, stress tekanan kerja, hingga tekanan batas waktu berita  harian yang harus ditayangkan, menjadi salah satu pemicu wartawan  tidak sempat berolahraga.

Menyoroti realitas tersebut, Ketua Harian KONI Kaltim, Nidya Listiyono, yang hadir mewakili Gubernur Kaltim H. Rudy Masud, memberikan apresiasinya atas inisiatif PWI Kaltim memasyarakatkan olahraga biliar di lingkungan pers.

‎Nidya menilai, turnamen semacam ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pelepasan penat yang sangat dibutuhkan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebugaran dan gaya hidup sehat di tengah padatnya jam kerja media.

‎”Kami berharap Turnamen Deadline Headline Bola 9 ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berlanjut ke edisi-edisi berikutnya dengan cakupan peserta yang lebih luas, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah, KONI, dan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, menegaskan bahwa kegiatan olahraga merupakan komitmen berkelanjutan dari kepengurusannya. Langkah ini melanjutkan sukses penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim yang berturut-turut dilaksanakan di Kota Samarinda, Bontang dan menyusul tahun ini di Balikpapan.

‎Menurut Rahman, turnamen ini menjadi sarana penyegar sekaligus ajang pemanasan menjelang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang dijadwalkan berlangsung di Lampung pada April 2027 mendatang.

PWI Kaltim menaruh harapan besar pada ajang ini untuk menemukan dan membina talenta biliar potensial dari kalangan wartawan, mengingat cabang olahraga biliar Kaltim belum pernah menyumbangkan medali di tingkat Porwanas.

‎”Mudah-mudahan dengan adanya turnamen ini, teman-teman menemukan talenta-talenta yang nanti bisa diturunkan pada Porwanas tahun depan,” ujar Rahman.

‎Dipilihnya De’Ale Billiard sebagai arena pertandingan menambah kenyamanan tersendiri bagi 64 peserta yang bertanding. Tempat yang dikelola oleh Hendra Anggara (Ko Aang) ini menawarkan suasana yang nyaman dengan ruangan ber-AC yang sejuk, kafe yang sangat memadai, hingga kualitas 20 unit meja Mr Sung yang diakui presisi oleh para pemain dari berbagai daerah, termasuk wartawan dari Bontang dan Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Ketua Harian KONI Kaltim, Nidya Listiyono (baju coklat kanan) bersama Ketua PWI Kaltim, Abdulrahman Amin (2 dari kiri) sebelum pertandingan persahabatan dalam PWI Kaltim Billiar d Club Turnament 2026.

‎Dengan format double elimination, para peserta mendapat ruang lebih luas untuk saling berinteraksi dan unjuk kemampuan.

Persaingan berlangsung ketat untuk menyaring peserta hingga menuju laga final yang akan diselenggarakan pada Sabtu malam, (29/8/2026).

‎Meski usia kepengurusannya belum genap satu bulan, PWI Kaltim Billiard Club sudah menunjukkan gebrakan nyata. Langkah cepat itu dibuktikan lewat suksesnya penyelenggaraan Turnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 tingkat provinsi yang berlangsung di De’Ale Billiard ini.

‎Fakta usia klub yang masih sangat muda ini memperkuat narasi bahwa kepengurusan PWI Kaltim periode ini memang bergerak sat-set (cepat).  Khususny dalam menghidupkan kultur olahraga dan merangkul para mitra!

‎Melalui Turnamen Deadline Headline Bola 9, PWI Kaltim membuktikan bahwa di balik penanya yang tajam, wartawan juga mampu membangun budaya hidup sehat, menjalin kemitraan erat, dan memupuk semangat berprestasi di atas meja biliar. (Taufiqurrahman)

Related Posts

1 of 22