DPRD Kota Samarinda

Samri Shaputra Ajak Mahasiswa UINSI Kawal APBD Samarinda

Nisita.info, Samarinda – Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah tidak melulu lewat aksi di jalanan. Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Samri Shaputra, menegaskan bahwa mahasiswa punya peran strategis untuk mengawal transparansi hingga belajar langsung dalam tata kelola pemerintahan.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UINSI Samarinda di Auditorium 22 Dzulhijjah, Rabu (12/8/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Samri menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam mengawasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda agar tepat sasaran. Menurutnya, anggaran daerah yang berasal dari pajak warga serta dana bagi hasil kekayaan alam harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Penggunaan APBD ini penting untuk diawasi bersama. Supaya apa? Supaya penggunaannya tepat sasaran, transparan, dan sesuai keinginan masyarakat. Kalau masyarakat minta pembangunan jalan, ya kita bangunkan jalan, jangan malah dibangunkan gedung pertemuan,” ujar Samri yang disambut antusias para peserta.

Tak sekadar mengajak mahasiswa mengawasi dari luar, politisi Komisi I ini juga mendorong penguatan kapasitas mahasiswa lewat program nyata. Salah satunya adalah keterbukaan DPRD Kota Samarinda dalam menerima mahasiswa kampus lokal untuk mengasah pengalaman lewat Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang.

“Adik-adik mahasiswa, khususnya dari ilmu sosial, hukum, dan pemerintahan, kita dorong ada program magang berkala di Sekretariat DPRD Kota Samarinda. Selama ini sudah banyak adik-adik dari UINSI, Unmul, hingga Untag yang magang di sana untuk belajar langsung dunia kerja dan pemerintahan,” jelasnya.

Selain program magang dan kunjungan legislatif, Samri juga memaparkan strategi penguatan peran mahasiswa melalui optimalisasi alokasi beasiswa daerah. Langkah ini mencakup relokasi anggaran pendidikan pada APBD serta kolaborasi bersama BAZNAS dan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk menjangkau mahasiswa berprestasi maupun yang kurang mampu.

Melalui ruang belajar terbuka dan kolaborasi ini, Samri berharap mahasiswa UINSI Samarinda tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi mitra kritis sekaligus solutif bagi Pemerintah Kota Samarinda.(Tr/Adv/DPRD Samarinda)

Related Posts

1 of 11