DPRD Kota Samarinda

Imbauan Ketua DPRD Samarinda: Jaga Lingkungan dari Kebakaran

Nisita.info, Samarinda — Raungan sirene armada pemadam kebakaran yang membelah jalanan Kota Samarinda seolah telah menjadi irama yang tak asing lagi di telinga warga sepanjang kurun waktu Agustus hingga September ini. Teriknya cuaca ekstrem dan tajamnya sengatan matahari di musim kemarau panjang membuat potensi kobaran api begitu mudah tersulut di sudut-sudut kota.

Di balik riuk asap dan gelombang panas tersebut, derap langkah cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, hingga ratusan relawan posko bencana tak kenal lelah berjibaku di lapangan. Siang dan malam, mereka mempertaruhkan keselamatan demi menjinakkan si jago merah yang mengancam permukiman padat hingga lahan-lahan gambut di wilayah perkebunan warga.

Melihat tingginya frekuensi kejadian dan beratnya perjuangan para petugas kemanusiaan di lapangan, Ketua DPRD Kota Samarinda, H. Helmi Abdullah, melontarkan wanti-wanti khusus serta imbauan tegas bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Tepian.

Pencegahan Berawal dari Lingkungan Rumah dan Kebun

Helmi Abdullah menegaskan bahwa perjuangan memadamkan api tidak bisa hanya dibebankan kepada kesiapsiagaan para petugas Damkarmat dan relawan semata. Kunci paling ampuh untuk memutus mata rantai musibah kebakaran sejatinya berada di tangan warga sendiri lewat kewaspadaan kolektif di lingkungan masing-masing.

Hal-hal kecil seperti memeriksa kelayakan instalasi listrik rumah tangga, memastikan kompor matang sempurna sebelum ditinggalkan, hingga tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar menjadi aturan mendasar yang wajib dipatuhi bersama.

“Kami menghimbau masyarakat untuk sangat berhati-hati. Jaga lingkungan masing-masing, jangan sampai terjadi kebakaran baik di pemukiman maupun di kebun-kebun. Seluruh elemen masyarakat harus sama-sama menjaga,” tegas Helmi Abdullah dengan nada penuh perhatian.

Bahu-membahu Meringankan Beban Petugas di Lapangan

Bagi jajaran legislatif di Gedung Basuki Rahmat, upaya kesiapsiagaan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Dengan membantu mencegah hadirnya titik api baru (hotspot), masyarakat secara langsung telah bergotong royong meringankan beban kerja keras para petugas Damkarmat, BPBD, serta relawan yang berjuang tanpa kenal lelah di garis depan.

Kewaspadaan ekstra dan rasa peduli terhadap tetangga sekitar menjadi benteng pertahanan utama agar pemukiman padat dan lahan-lahan hijau di Samarinda tetap aman melintasi puncaknya musim kemarau.

Sobat Nisita, mari kita tingkatkan lagi kepedulian di lingkungan rumah masing-masing! Jangan biarkan keteledoran kecil merenggut kedamaian dan keasrian Kota Tepian tercinta. (Tr/Adv/DPRD Samarinda)

Related Posts

1 of 13