Informasi

Memasuki Usia 113 Tahun, Muhammadiyah Ditegaskan sebagai Pilar Pembangunan Bangsa

Nisita.info – Muhammadiyah, organisasi Islam modern yang telah menjejak lebih dari satu abad, merayakan Milad ke-113 di Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam perayaan yang berlangsung semarak di Gedung Olah Bebaya, Sabtu (23/11/2025), rentetan sumbangsih organisasi ini terhadap negara ditegaskan kembali, terutama perannya sebagai pelopor pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penyedia layanan sosial terbesar.

Mewakili Gubernur Kaltim, Staf Ahli Gubernur Bidang SDA, Perekonomian Daerah dan Kesra, drh. Arief Murdiyatno, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kontribusi monumental tersebut.

“Muhammadiyah telah mencetak generasi yang religius, berakhlak, dan berkompetensi. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat mengapresiasi kontribusi tersebut karena sejalan dengan visi Kaltim, yaitu ‘Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas’,” ungkap Arief.

Arief Murdiyatno memuji Muhammadiyah yang secara konsisten menunjukkan karakter organisasi modern, adaptif, dan progresif yang kuat dalam nilai-nilai keislaman dan sikap ilmiah. Pembangunan bangsa, menurutnya, tidak hanya bertumpu pada fisik, tetapi juga pada penguatan nilai, etika, dan empati sosial.

Sumbangsih Muhammadiyah di usia 113 tahun diwujudkan melalui tiga pilar utama yang terus bekerja “senyap namun berdampak” dengan prinsip amar ma’ruf nahi munkar:

  1. Pendidikan: Mendirikan dan mengelola ribuan sekolah dan puluhan Universitas Muhammadiyah (PTM) yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, menjadi jaringan pendidikan non-pemerintah terbesar yang mencetak SDM unggul dan berkarakter.

  2. Kesehatan: Membangun ratusan Rumah Sakit dan Klinik Muhammadiyah/Aisyiyah, menjadi mitra utama pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan modern yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

  3. Sosial dan Kemanusiaan: Aktif dalam penanggulangan bencana melalui MDMC serta mengelola ribuan panti asuhan dan panti sosial.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, KH Siswanto, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang mampu bertahan dan terus melakukan “lompatan besar selama lebih dari satu abad.”

Dalam perayaan Milad tersebut, Siswanto mengajak seluruh warga dan simpatisan Muhammadiyah untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga gerakan dakwah, pendidikan, dan sosial persyarikatan.

“Saya mengajak seluruh simpatisan untuk menjaga eksistensi Muhammadiyah dan terus meningkatkan kontribusinya agar masa depan Muhammadiyah, khususnya di Kalimantan Timur, dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Acara resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan perangkat daerah ini diakhiri dengan penganugerahan penghargaan kepada tokoh-tokoh dakwah yang berdedikasi.(Prb/ty/*)

Related Posts

1 of 21