Kutai Kartanegara

Program Bintang Pengabdian 2026 Resmi Dibuka Untuk Calon Perwira dari Tanah Kutai

Oleh: Muhammad Farhan Maulana

DI bawah langit Tenggarong Seberang yang cerah, Rabu (21/01/2026), Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di Komplek Stadion Aji Imbut tampak berbeda dari biasanya.

Ratusan pemuda-pemudi dengan tatapan mata tajam dan sikap tegak berkumpul. Mereka bukan hendak bertanding olahraga, melainkan sedang menapakkan kaki di garis start sebuah perjalanan panjang bernama Program Bintang Pengabdian 2026.

Program ini bukanlah pelatihan biasa. Ini adalah “jalan tol” yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bagi putra-putri daerah yang memimpikan seragam loreng TNI, cokelat Polri, atau seragam gagah sekolah kedinasan.

Bintang Pengabdian lahir dari kesadaran bahwa semangat saja tidak cukup untuk menembus seleksi abdi negara yang super ketat. Diperlukan fisik yang tangguh, mental baja, dan wawasan yang luas.

Tak tanggung-tanggung, Pemkab Kukar menggandeng “para ahli” langsung dari lapangan: Kodim 0906/Kukar, Polres Kukar, hingga unsur TNI AL dan AU.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dafip Haryanto, yang hadir mewakili Pemkab Kukar, menyebut program ini sebagai investasi sumber daya manusia (SDM) jangka panjang.

“Keberhasilan adalah hasil persiapan matang yang bertemu dengan kesempatan,” ujarnya mantap di depan para peserta.

Bagi para peserta, hari-hari ke depan akan diisi dengan keringat dan kerja keras. Moto yang diusung pun cukup menggetarkan: “Menangis saat latihan, tertawa di pertandingan.”

Sebuah filosofi yang menekankan bahwa kerasnya tempaan saat ini adalah kunci senyum kemenangan di hari pengumuman kelulusan nanti.

Namun, Dafip mengingatkan bahwa otot dan otak saja tidak cukup. Ada tiga pesan kunci yang ia titipkan:

  1. Disiplin: Harus menjadi napas utama dalam setiap detik kehidupan.

  2. Lawan Diri Sendiri: Berani mengalahkan rasa takut dan malas yang seringkali menjadi musuh terbesar.

  3. Restu Langit: Senantiasa memohon doa orang tua sebagai jembatan keberhasilan.

Nilai-nilai kedisiplinan prajurit, jiwa korsa, dan rasa cinta tanah air (NKRI) menjadi menu utama dalam pembinaan ini.

Pemkab Kukar berharap, dari aula di Aji Imbut ini, akan lahir jenderal-jenderal masa depan, perwira polisi yang humanis, hingga birokrat andal yang lahir dari sekolah-sekolah kedinasan ternama.

Program Bintang Pengabdian 2026 bukan sekadar bimbingan belajar atau latihan fisik. Program ini adalah pernyataan sikap dari Kutai Kartanegara, bahwa daerah siap melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter pejuang yang tak gentar menghadapi tantangan zaman.

Selamat berlatih, para Bintang Pengabdian. Tanah Kutai menanti pengabdian terbaikmu!

Related Posts

1 of 31