Kutai Kartanegara

Dukung Ekosistem IKN, Layanan Darurat 112 Wilayah Penyangga Mulai Diintegrasikan

Nisita.info, Tenggarong – Langkah serius dalam memperkuat sistem keamanan dan keselamatan di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dimatangkan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara bersama tim teknis pusat menggelar rapat koordinasi teknis guna membahas integrasi layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112, Kamis (12/3/2026).

Fokus utama pertemuan ini adalah percepatan integrasi layanan melalui skema transfer call. Skema ini dirancang agar pusat layanan darurat antarwilayah dapat saling terhubung, memastikan tidak ada laporan masyarakat yang terabaikan meski berada di perbatasan wilayah administratif.

Rapat yang berlangsung di Kantor Diskominfo Kutai Kartanegara tersebut meninjau kesiapan infrastruktur digital, integrasi jaringan, hingga standardisasi prosedur operasional (SOP) antar pusat layanan darurat (Call Center).

Hadir dalam pertemuan tersebut tim ahli lintas disiplin, mulai dari Analis Kebijakan Ahli Madya Dwi Agus Susilo hingga tim pranata komputer dan perekayasa ahli, yang diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kutai Kartanegara, Solihin.

Plt. Kadis Kominfo Kukar, Solihin, menekankan bahwa integrasi sistem ini merupakan kebutuhan mendesak, mengingat Kutai Kartanegara memiliki peran krusial sebagai mitra dan penyangga utama IKN. Mobilitas masyarakat yang tinggi di wilayah ini memerlukan sistem proteksi yang responsif.

“Integrasi sistem ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas wilayah sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan darurat secara cepat, efektif, dan terintegrasi,” ujar Solihin usai meninjau ruang Command Center dan Call Center 112 Kukar.

Dengan skema transfer call, pusat layanan 112 di Kukar nantinya akan memiliki sinkronisasi data dengan pusat layanan darurat di kawasan IKN. Hal ini meminimalkan hambatan birokrasi saat terjadi kondisi darurat medis, kebakaran, hingga gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan lintas batas daerah.

Upaya ini menjadi simbol kesiapan infrastruktur digital daerah dalam menyambut transformasi besar Indonesia menuju pusat peradaban baru di Kalimantan Timur. (*/)

Related Posts

1 of 31