DPRD Kota Samarinda

Anhar Dorong Penguatan SDM Berbasis Kemampuan Daerah

Komitmen dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Tepian terus disuarakan oleh jajaran legislatif.

Nisita.info, Samarinda —Menatap masa depan pendidikan yang lebih inklusif, Komisi IV DPRD Kota Samarinda mendorong pemerintah daerah untuk melahirkan sebuah cetak biru (blueprint) dan formula beasiswa mandiri.

Skema ini diharapkan dapat menjadi regulasi tetap yang disesuaikan secara rasional dengan kekuatan fiskal serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, Rabu (8/7/2026) mengungkapkan bahwa perhatian terhadap sektor pendidikan harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan strategis yang berkesinambungan. Menurutnya, alokasi stimulus pendidikan seperti beasiswa prestasi harus memiliki formula penyerapan yang jelas dan matang agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh siswa-siswi berprestasi asal Samarinda.

“Semestinya paling tidak ada, lah, formula khusus yang kita rumuskan sendiri untuk beasiswa di Samarinda ini. Kita harus melihat potensi riil daerah dan menghitung jeli kemampuan APBD kita agar program ini bisa berjalan jangka panjang dan konsisten untuk mengapresiasi anak-anak kita yang berprestasi,” terang politisi PDI-P ini.

​Dalam pandangannya, Samarinda sebagai ibu kota provinsi memiliki dinamika dan kemampuan anggaran yang khas. Oleh karena itu, dalam merumuskan sebuah program kebijakan pendidikan, pemerintah kota tidak perlu sekadar menduplikasi atau menjiplak program yang diterapkan oleh daerah kabupaten/kota tetangga.

Anhar menekankan pentingnya bagi jajaran eksekutif, khususnya Dinas Pendidikan, untuk melakukan pemetaan data yang valid mengenai jumlah riil lulusan pelajar di setiap tingkatan per tahunnya.

Melalui basis data yang akurat tersebut, pemerintah daerah bersama legislatif dapat merancang besaran alokasi beasiswa yang ideal, tepat sasaran, dan aman secara postur anggaran tanpa harus mengganggu stabilitas belanja daerah lainnya.

Program beasiswa mandiri ini nantinya diproyeksikan bukan sekadar sebagai bantuan sosial, melainkan bentuk apresiasi tertinggi dari pemerintah kota kepada anak-anak daerah yang memiliki potensi akademik maupun non-akademik yang luar biasa. Adanya jaminan stimulus yang terukur dari daerah akan memotivasi para pelajar untuk terus mengukir prestasi terbaik mereka.

Komisi IV DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmen politiknya untuk terus mengawal dan memberikan masukan konstruktif dalam penyusunan kebijakan ini.

Hubungan kemitraan yang suportif bersama mitra kerja eksekutif akan terus diperkuat, guna memastikan anggaran pendidikan yang besar di Samarinda benar-benar dikelola secara profesional demi mencetak generasi muda yang unggul dan siap bersaing di masa depan.(Tr/Adv/DPRD Samarinda)

Related Posts

1 of 9