Halo, Sobat Nisita! Para pelancong yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kini tak hanya disuguhi deretan gerbang penerbangan, tetapi juga lorong waktu yang membawa mereka melintasi jejak kebesaran Kerajaan Siak Sri Indrapura.
Menyambut Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Siak bekerja sama dengan PT Angkasa Pura menggelar pameran sejarah bertajuk kebangsawan Melayu di area bandara. Langkah ini menjadi angin segar bagi upaya pengenalan identitas dan warisan budaya lokal kepada publik luas, baik wisatawan domestik maupun mancanegara yang baru menginjakan kaki di Bumi Lancang Kuning.
Pameran tersebut secara khusus mengulas perjalanan panjang Kesultanan Siak serta rekam jejak perjuangan Sultan Syarif Kasim II, pahlawan nasional yang mengikhlaskan kedaulatan dan kekayaannya demi berdiri kokohnya Republik Indonesia.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara Pemkab Siak dan BUMN. Didukung penuh melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Angkasa Pura—hasil tindak lanjut dari kunjungan manajemen ke Istana Siak—agenda pemajuan budaya ini berhasil terwujud tanpa membebani APBD Kabupaten Siak.
Lebih dari sekadar pameran temporer, ruang ini diharapkan menjadi arena edukasi publik yang permanen. Tak berhenti pada artefak visual pahlawan dan kerajaan, Pemkab Siak juga diberi ruang khusus di kawasan bandara untuk menampilkan pertunjukan seni dan eksotika budaya Melayu Siak secara berkala.
Hadirnya ruang budaya di titik transit penerbangan ini bukan saja menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah kejayaan Melayu, melainkan juga mempertegas bahwa modernitas mobilitas transportasi mampu berjalan berdampingan dengan penyelematan akar budaya.
Sumber Berita:
Diolah dari berita “Pameran Sejarah Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II Pekanbaru”, dipublikasikan oleh InfoPublik (infopublik.id) pada Kamis, 6 Agustus 2026.














