Daerah

Pasar Murah Palaran Jadi Penawar di Tengah Kepungan Asap

Nisita.info, Samarinda — Suasana tertib dan penuh antusias tampak jelas di halaman Pasar Palaran, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. Ratusan warga yang didominasi oleh kaum ibu rumah tangga tampak berbaris rapi dalam antrean yang terkendali demi mendapatkan komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau.

Sebanyak 400 karung beras, minyak makan, dan telur omega disiapkan dalam gelaran pasar murah ini, Sabtu (24/10/2026) yang langsung diserbu sejak pagi hari. Gelaran pasar murah ini berlangsung singkat, hanya dalam waktu dua jam saja.

Di tengah musim kemarau dan tantangan kabut asap yang kerap mengganggu kestabilan ekonomi warga, kehadiran pasar murah dirasakan betul dampaknya oleh masyarakat. Siti Fatimah, seorang warga Kelurahan Rawa Makmur yang kesehariannya berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Sangat senang, karena bisa meringankan beban rumah tangga. Ya, lumayan mengurang-kurangilah,” ungkap Siti Fatimah dengan senyum sumringah, seraya berharap pemerintah dapat terus sigap menanggulangi berbagai persoalan di tengah situasi yang menantang saat ini.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Lapangan kegiatan, Hardis, menyampaikan bahwa tingginya animo masyarakat membuat pelaksanaan pasar murah berjalan sangat lancar. Target awal yang direncanakan selesai pukul 08.00 Wita terpaksa disesuaikan karena tingginya antusiasme warga yang membuat seluruh komoditas ludes terjual lebih cepat.

Dalam operasi pasar ini, sejumlah komoditas dijual dengan harga khusus, seperti telur omega seharga Rp60.000, Minyak Kita Rp15.500, serta beras yang dipangkas dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp65.000 menjadi Rp60.000 per karung.

Pelaksanaan pasar murah bukan sekadar agenda distribusi barang murah sesaat, melainkan memegang fungsi vital sebagai jaring pengaman sosial dan ekonomi instan untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok. Program intervensi langsung ini krusial untuk menahan laju inflasi daerah serta memastikan kelompok masyarakat rentan tetap mendapatkan akses pangan dasar yang layak.

Pasar Murah akan kembali digelar pada Rabu (28/10/2026) di Kantor Kelurahan Bukuan. Kehadiran pasar murah di kelurahan ini sangat diharapkan masyarakat karena tidak adanya Toko Sigap yang juga menyediakan bahan pokok dengan harga murah. Diharapkan agar pasokan pangan jangka panjang tetap aman, dan kestabilan ekonomi masyarakat dapat terus terjaga secara konsisten. (Tr/*)

Related Posts

1 of 39