Nusantara Raya

Pemprov Sumut Apresiasi Solidaritas Kaltim

Nisita.info – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) secara resmi menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp1,2 miliar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Bantuan ini diproyeksikan untuk mempercepat fase pemulihan pascabencana gempa bumi dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, dari Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (6/2/2026).

Pj Sekda Sumut, Sulaiman Harahap, menyatakan bahwa dukungan finansial dari masyarakat Kalimantan Timur ini merupakan suntikan moral yang besar bagi jajarannya. Ia menekankan bahwa sinergi birokrasi antar-provinsi ini membuktikan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab kolektif nasional.

“Bantuan ini sangat membantu dan menjadi penguat moral bagi kami, sehingga Sumatera Utara tidak merasa sendirian dalam menghadapi bencana. Kami akan pastikan penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan kabupaten/kota terdampak,” ujar Sulaiman.

Penyerahan bantuan ini melibatkan koordinasi ketat lintas birokrasi. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan dari kedua provinsi, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sofyan Adil, serta perwakilan dari BPBD dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kedua wilayah.

Sesuai dengan mekanisme tata kelola bantuan, donasi ini akan didistribusikan secara proporsional ke dua wilayah terdampak paling parah, yakni:

  • Kabupaten Tapanuli Selatan

  • Kabupaten Tapanuli Tengah

Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa Pemprov Kaltim bertindak sebagai jembatan bagi amanah masyarakat Benua Etam. Penyaluran ini merupakan bagian dari standar prosedur operasional Pemprov Kaltim dalam merespons bencana di berbagai wilayah Indonesia secara konsisten.

“Ini adalah amanah masyarakat Kalimantan Timur yang kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai bentuk konsistensi respons bencana,” jelas Sri Wahyuni.

Senada dengan hal tersebut, Sekda Tapanuli Selatan Sofyan Adil memastikan bahwa setiap rupiah dari bantuan tersebut akan dicatat dan dimanfaatkan secara transparan serta tepat sasaran sesuai kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.

Sinergi antara Pemprov Kaltim dan Pemprov Sumut ini diharapkan menjadi model koordinasi birokrasi yang efektif dalam menghadapi tantangan kemanusiaan, sekaligus mempererat hubungan administratif dan sosial antar-provinsi di Indonesia.(addg/pt/*)

Related Posts

1 of 9