Nisita.info, Samarinda — Langkah cepat dan taktis mulai diambil oleh jajaran legislatif Kota Tepian dalam menyusun proyeksi pembangunan untuk beberapa tahun ke depan.
Bertempat di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (8/7/2026) Komisi IV menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Samarinda.
Pertemuan intensif ini secara khusus membedah evaluasi program kerja tahun berjalan sekaligus merancang rencana kerja strategis untuk Tahun Anggaran 2027 mendatang.
Jalannya agenda ini menjadi bukti nyata komitmen parlemen dalam menjalankan fungsi pengawasan (controlling) secara konstruktif sejak dini. Melalui penyelarasan program yang matang, diharapkan serapan anggaran ketenagakerjaan di masa depan benar-benar mampu menyentuh esensi kebutuhan masyarakat bawah dan membuka ruang seluas-luasnya bagi para pencari kerja lokal.
Menyelaraskan Program dengan Realita Pasar Kerja
Hadir sebagai salah satu motor penggerak dalam diskusi tersebut adalah Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Harminsyah. Legislator yang dikenal memiliki rekam jejak kuat di dunia organisasi—termasuk di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Universitas Mulawarman serta Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)—ini memberikan atensi besar terhadap efektivitas program kerja yang diajukan oleh pihak eksekutif.
Berdasarkan hasil evaluasi kedewanan, Harminsyah menekankan pentingnya Disnaker untuk melahirkan program-program yang taktis dan langsung menyasar pada akar persoalan ketenagakerjaan. Menurutnya, di tengah tantangan tingkat pengangguran yang memerlukan penanganan serius, skema program kerja tidak boleh lagi hanya terjebak pada rutinitas formalitas yang minim dampak.
Setiap alokasi anggaran yang dirancang untuk tahun 2027 harus didorong pada kegiatan konkret, seperti pelatihan kerja yang terintegrasi secara komprehensif. Output dari pelatihan tersebut pun wajib dibarengi dengan sertifikasi keahlian yang diakui dan sesuai dengan kualifikasi riil yang dibutuhkan oleh dunia industri saat ini.
Sinergi Kuat Demi Kesejahteraan Warga Kota Tepian
Sebagai politisi yang juga memimpin DPD Partai Gelora Samarinda, Harminsyah memandang bahwa menyelesaikan problematika ketenagakerjaan memerlukan kedewasaan berpolitik dan asas kolaborasi yang kuat. Ia menganalogikan kerja-kerja politik dan kedewanan layaknya sebuah kerja sama tim yang solid untuk mencapai tujuan bersama.
Oleh karena itu, Komisi IV berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan perencanaan anggaran ini secara objektif dan apresiatif. Hubungan kemitraan yang harmonis antara legislatif dan Disnaker Samarinda diharapkan menjadi modal utama dalam menyusun roadmap ketenagakerjaan yang matang.
Dengan pengawasan yang ketat namun suportif, alokasi APBD di tahun 2027 nanti diyakini akan menjadi instrumen yang kuat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan melahirkan angkatan kerja lokal yang berdaya saing tinggi.(Tr/Adv/DPRD Samarinda)















