Daerah

Pemenang LKRI 2026 Diumumkan BRIDA Kaltim, Karya Riset Bakal Dipatenkan

Nisita.info, Samarinda — Hasil Lomba Karya Riset dan Inovasi (LKRI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur resmi diumumkan.

Ajang ini diselenggarakan untuk meningkatkan antusiasme serta kualitas riset para pelajar SMA/SMK sederajat di seluruh penjuru Bumi Etam dalam menjawab berbagai isu daerah, mulai dari reklamasi tambang hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Tak sekadar memberikan hadiah uang pembinaan, BRIDA Kaltim juga berkomitmen mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atau hak cipta atas karya-karya riset para pemenang. Langkah ini dilakukan guna melindungi ide inovatif para siswa sekaligus mendorong potensi komersialisasi di masa depan.

“Kita mendaftarkan hak cipta dari hasil karya mereka ini untuk melindungi hak kekayaan intelektual anak-anak sekolah yang sudah menciptakan riset dan inovasi. Ketika karya itu bisa diproduksi secara massal, tentu bisa menjadi peluang bernilai ekonomi (cuan) bagi sang pencipta,” ujar Kepala Bidang IT BRIDA Kaltim, Lenny Syafarina, Rabu (23/9/2026).

Kepala Bidang IT BRIDA Kaltim, Lenny Syafarina saat di temui di kantor BRIDA Kaltim, Rabu (23/9/2026).

Selain itu, ajang ini juga menjadi bagian dari upaya BRIDA Kaltim dalam menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia penelitian sejak dini, di tengah menurunnya minat pelajar untuk menekuni bidang sains dan riset. Pelajar diharapkan tidak hanya sekadar mengejar kejuaraan, melainkan terbiasa berpikir kritis dalam memecahkan masalah di sekitar lingkungan mereka.

Berdasarkan pengumuman resmi, karya-karya terbaik berhasil diraih oleh sekolah yang tersebar dari berbagai kabupaten/kota di Kaltim, seperti Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, Paser, Kutai Barat, hingga Penajam Paser Utara.

SMAN 2 Sangatta Utara dari Kabupaten Kutai Timur memimpin dengan perolehan nilai 335,68 melalui karya bertajuk VOIRTAMBANG: Platform Pemetaan Risiko Dan Pelaporan Warga Untuk Prioritas Reklamasi Lubang Bekas Tambang Kalimantan Timur.

Disusul SMAN 5 Balikpapan yang meraih nilai 334,46 lewat karya Optimalisasi Biomassa Lokal melalui Pengembangan Biodegradable Tray Berbasis Pelepah Palem dengan Aplikasi Biopolymer Coating dan Ecovera Biomoid System (EBS) Berbasis Zero-Waste Circular Production System untuk mendukung Ekonomi Berkualitas di Kaltim.

Tidak ketinggalan, MAN Insan Cendekia Paser mengantongi nilai 330,89 dengan inovasi YENTRA: Business Venture Simulator Konsep AI Learning Assistant dan Social Commerce untuk Membentuk Generasi AI Entrepreneur melalui Penguatan Kapabilitas Bisnis Digital dan Kecerdasan Finansial.

Selain itu, perwakilan Samarinda yakni SMAN 10 Samarinda sukses membukukan nilai 329,29 lewat karya CALEA: Fabrikasi Elektroda Superkapasitor Terdoping Nitrogen dan Limbah Cangkang Sawit (Elaeis guineensis) dan Daun Karsen (Muntingia calabura) Berbasis Circular Economy sebagai inovasi materi tembeh untuk mendukung industri Hijau Kalimantan Timur, serta SMA Nasional KPS Balikpapan dengan nilai 327,57 melalui karya Penerapan Smart Ecogreen Energy School Berbasis Smart PLTS Untuk Mendukung Net Zero Emission Melalui Monitoring Energi Dan Emisi CO₂ Secara Real-Time.

Informasi pemenang dan daftar nilai akhir secara lengkap dapat diakses langsung melalui akun Instagram resmi BRIDA Kaltim di @bridakaltim. (Tr/*)

Related Posts

1 of 39