Daerah

Penyuluh Kemenag Berau Ajak Siswa SDN 001 Tanjung Redeb Maknai Pengorbanan

Nisita.info, Tanjung Redeb — Suasana berbeda terlihat di Lapangan Golf Inhutani Bedungun, Jumat (25/4). Sebanyak 154 siswa kelas 1 hingga kelas 6 dari SD Negeri 001 Tanjung Redeb berkumpul di area terbuka untuk merayakan Paskah dengan penuh sukacita.

Kegiatan ini menjadi istimewa dengan kehadiran para Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau sebagai pembina iman.

Perayaan yang digelar secara outdoor ini bertujuan untuk memberikan penyegaran sekaligus penguatan nilai-nilai kerohanian bagi para siswa sejak usia dini dalam suasana yang akrab dengan alam.

Dua Penyuluh Agama Kristen Kemenag Berau, Desi Sitepu dan Rosiana Manalu, hadir sebagai pelayan firman. Mereka membawa pesan mendalam dari kitab Yohanes 15:13 tentang kasih terbesar, yaitu kesediaan untuk mengasihi sesama.

Agar pesan tersebut mudah dicerna oleh anak-anak, para penyuluh menggunakan metode cerita perumpamaan yang kreatif. Mereka mengisahkan dilema seorang raja dan ibunya dalam sebuah pencurian beras, yang kemudian dianalogikan dengan pengorbanan Yesus Kristus bagi umat manusia. Melalui pendekatan bercerita ini, para siswa diajak memahami bahwa kasih yang sempurna selalu menuntut pengorbanan dan ketulusan.

Guru Pendidikan Agama Kristen SDN 001 Tanjung Redeb, Monika, memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan langsung para penyuluh dari Kemenag Berau. Menurutnya, kolaborasi ini sangat membantu sekolah dalam memberikan variasi pembinaan mental bagi siswa.

“Terima kasih atas kesediaan teman-teman penyuluh agama Kristen yang telah mengisi acara ini. Kami berharap Kemenag Berau terus mendukung kegiatan keagamaan seperti ini di masa mendatang,” ungkap Monika.

Kehadiran para penyuluh ini merupakan wujud nyata komitmen Kemenag Kabupaten Berau dalam mengawal pendidikan karakter berbasis agama. Dengan terjun langsung ke sekolah-sekolah, Kemenag berharap dapat membantu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman iman dan karakter yang kuat.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara sekolah dan penyuluh agama, diharapkan nilai-nilai ajaran agama dapat diamalkan dengan baik oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. (at/tr)

Related Posts

1 of 36