Nisita.info, Balikpapan – Aktivitas pergerakan penumpang di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, mulai menunjukkan peningkatan drastis menjelang periode puncak arus balik Lebaran 2026. Ribuan warga terpantau memadati terminal keberangkatan maupun kedatangan untuk melintasi wilayah Kalimantan Timur via jalur laut.
Berdasarkan data terbaru dari Posko Angkutan Laut periode 13 hingga 22 Maret 2026, tercatat sebanyak 28 kapal telah bersandar di pelabuhan tersebut. Arus pergerakan manusia menunjukkan angka yang signifikan, yakni 7.926 penumpang turun (kedatangan) dan 29.826 penumpang naik (keberangkatan).
Kenaikan volume penumpang tahun ini tercatat sebesar 8,94 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu. Pihak otoritas pelabuhan menilai antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi laut tetap tinggi sebagai pilihan utama mobilisasi antar-pulau.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas I Balikpapan, Agustinus Simanjuntak, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan jadwal puncak kepadatan.
“Puncak arus balik di Balikpapan diperkirakan akan terjadi pada tanggal 29 hingga 30 Maret 2026. Hal ini bertepatan dengan jadwal kedatangan KM Dorolonda dan KM Dobonsolo yang berangkat dari Surabaya,” jelas Agustinus, Selasa (24/3/2026).
Sebagai gambaran kepadatan terkini, pada 23 Maret 2026, KM Lambelu yang bertolak dari Makassar dan Parepare juga telah bersandar dengan membawa sekitar 1.900 penumpang ke Balikpapan.
Menyikapi lonjakan ini, KSOP Kelas I Balikpapan terus mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar tetap menjaga ketenangan dan ketertiban selama berada di area pelabuhan. Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi serta mengutamakan keselamatan selama proses naik ke kapal (embarkasi) maupun turun dari kapal (debarkasi). (Prb/ty/*)















