Daerah

Spirit ‘Bontang Pintar’ di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota

Nisita.info, Bontang – Suasana di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang mendadak semarak pada Selasa (14/1/2026) pagi. Ratusan pahlawan tanpa tanda jasa berkumpul, bukan untuk mengajar di kelas, melainkan untuk menentukan arah baru nakhoda organisasi mereka.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, secara resmi membuka Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk tiga kecamatan sekaligus: Bontang Selatan, Utara, dan Barat.

Konferensi untuk Masa Bakti 2025–2030 ini bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Di balik riuh tepuk tangan peserta, tersimpan harapan besar akan lahirnya kepengurusan yang visioner untuk mengawal transformasi pendidikan di Kota Taman.

Mitra Strategis di Era Digital

Dalam sambutannya yang menggebu, Agus Haris menegaskan bahwa PGRI adalah “tulang punggung” bagi suksesnya Program Bontang Pintar.

Di tahun 2026 ini, implementasi Kartu Bontang Pintar menjadi pertaruhan besar pemerintah daerah, dan guru adalah ujung tombaknya.

“Pemerintah berkomitmen penuh mendukung profesionalisme guru. PGRI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis kami dalam menyukseskan pembangunan manusia,” tegas Agus Haris di hadapan para tokoh pendidikan yang hadir, termasuk Asisten I Dasuki dan Kepala Disdikbud Abdu Safa Muha.

Ia juga menitipkan pesan mendalam bahwa di tengah gempuran teknologi, peran guru sebagai pembentuk karakter bangsa tetap tak tergantikan. “Guru adalah teladan, jauh melampaui papan tulis di kelas,” imbuhnya.

Menjadikan PGRI Sebagai ‘Rumah Nyaman’

Setali tiga uang, Ketua PGRI Kota Bontang, Saparuddin, menekankan pentingnya organisasi yang adaptif. Ia menginginkan PGRI menjadi “rumah besar” yang tidak hanya responsif terhadap keluhan anggota, tetapi juga proaktif terhadap tantangan zaman.

“Mari bangkitkan kesadaran kolektif. Pengurus baru nanti harus mampu menyusun program yang relevan, inovatif, dan yang terpenting, berfokus pada kesejahteraan guru secara berkelanjutan,” pesan Saparuddin dengan nada optimis.

Wakil Wali Kota Agus Haris saat pembukaan Konferensi Cabang PGRI di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang (Foto: Syeh/Prokompim)

Harapan Baru dari Tiga Kecamatan

Konferensi ini menjadi panggung bagi para pendidik di Bontang Selatan, Utara, dan Barat untuk bersinergi. Dengan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari DPRD hingga Kementerian Agama, konferensi ini diharapkan mampu melahirkan struktur kepengurusan yang solid.

Sinergi antara visi “Bontang Pintar” milik pemerintah dan inovasi organisasi dari PGRI diyakini akan menjadi duet maut untuk mencetak generasi emas Bontang. Kini, publik menunggu aksi nyata dari para pengurus terpilih untuk membawa marwah guru Bontang ke level yang lebih tinggi.(Apr/Prokompim/*)

Related Posts

1 of 36