Daerah

Tekan Angka Perceraian, Pengurus BP4 Kaltim Periode 2025-2030 Resmi Dikukuhkan

Nisita.info – Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Kalimantan Timur resmi memulai masa bakti baru. Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurus BP4 periode 2025-2030 ini digelar di Aula Kerukunan Kanwil Kemenag Kaltim, Rabu (4/3), sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan keluarga di Benua Etam.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Drs. H. Abd. Khaliq, menegaskan bahwa BP4 merupakan mitra vital pemerintah dalam membentengi institusi pernikahan. Menurutnya, BP4 harus menjadi garda terdepan dalam edukasi dan mediasi guna menekan angka perceraian yang masih menjadi tantangan serius.

Dalam arahannya, Abd. Khaliq memaparkan empat program prioritas yang harus dijalankan oleh 35 pengurus yang baru dilantik, yaitu:

  1. Penguatan Edukasi Pranikah: Memastikan calon pengantin memahami hak dan kewajiban secara matang.

  2. Digitalisasi Konseling: Optimalisasi layanan konseling keluarga baik tatap muka maupun berbasis digital agar lebih mudah diakses masyarakat luas.

  3. Peningkatan Kapasitas: Mengasah kemampuan para mediator dan penasehat perkawinan secara profesional.

  4. Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun jejaring dengan lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah.

Senada dengan hal tersebut, Sekjen BP4 Pusat, Dr. Anwar Saadi, MA, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyoroti fenomena kontradiktif di masyarakat. Meski antusiasme untuk menikah tetap tinggi, angka perceraian pun ikut membayangi dengan jumlah yang signifikan.

“Peran aktif BP4 sangat krusial untuk meminimalisir perceraian melalui pendekatan persuasif, dialogis, dan berbasis nilai keagamaan yang penuh empati,” ujar Dr. Anwar Saadi.

Usai prosesi pengukuhan, rangkaian acara dilanjutkan dengan peresmian ruang kantor BP4 yang ditandai dengan pemotongan pita. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat koordinasi yang nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan layanan konsultasi perkawinan.

Kegiatan ditutup dengan Rapat Kerja yang terbagi dalam empat komisi (A, B, C, dan D) untuk merumuskan program teknis selama lima tahun ke depan. Dengan pengurus baru dan semangat kolaborasi, BP4 Kaltim optimistis mampu menciptakan keluarga-keluarga yang lebih harmonis dan tangguh. (Hms-Knwl/Ina/*)

Related Posts

1 of 37