Halo, Sobat Nisita! Ketika kamu sedang berkendara malam hari di Kota Tepian atau sekadar mampir makan di pinggir jalan, ada dua hal sepele yang sering bikin kepikiran: “Duh, bayar parkirnya ada kembaliannya gak ya?” dan “Kok jalanan di sini agak remang-remang ya?”
Nah, Tahukah Kamu? DPRD Kota Samarinda bersama Pemkot Samarinda baru saja menyepakati langkah seru dalam pembahasan KUA-PPAS TA 2027 pada Jumat (14/8/2026) lalu untuk menjawab dua keresahan warga tersebut.
Yuk, kita bedah dua fakta menarik di balik rencana penataan kota kita tercinta ini!
Rencana skema Parkir Berlangganan dari Dinas Perhubungan (Dishub) memang jadi terobosan baru. Tapi, Tahukah Kamu? Kalau kamu hitung-hitung, bayar parkir berlangganan Rp400.000 setahun itu sebenarnya cuma sekitar Rp1.000 per hari!
Meski begitu, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, paham betul kalau harus bayar sekaligus di awal, dompet warga tentu terasa lumayan terbebani. Karena itu, DPRD meminta adanya relaksasi pembayaran dan opsi skema bayar per bulan, 4 bulanan, hingga diskon khusus!
Bukan cuma itu, DPRD juga mewajibkan Pemkot melengkapi 3 persiapan penting sebelum program ini jalan:
-
Aplikasi Khusus Parkir: Biar Sobat Nisita bisa langsung memantau titik-titik lokasi parkir resmi di Samarinda lewat ponsel pintar.
-
Jukir Terbina: Juru parkir akan dibina secara profesional oleh pemerintah kota.
-
Fasilitas Tempat Parkir: Penataan kantong parkir yang lebih rapi dan aman.
“Hitungan Rp400.000 setahun kalau dibagi 365 hari sebetulnya tidak besar. Tapi karena dibayar di depan, itu terasa berat. Makanya kita minta tahapan pembayaran diubah per bulan atau per 4 bulan, serta disiapkan aplikasinya,” ujar Deni.
Sering lewat kawasan Jalan Dr. Sutomo, Jalan Pahlawan, atau Jalan S. Parman saat malam hari? Tahukah Kamu? Tiga ruas jalan protokol di pusat kota ini sudah disepakati oleh DPRD dan TAPD untuk menjadi prioritas percontohan utama perbaikan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) lewat program “Samarinda Terang” pada APBD 2027!
Langkah ini diambil karena potensi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Samarinda mencapai hampir Rp132 miliar per tahun. Bagi DPRD, pajak yang sudah dibayarkan oleh masyarakat harus kembali dalam bentuk jalanan kota yang terang, aman, dan nyaman saat malam hari.
“Penerimaan PPJ kita hampir Rp132 miliar per tahun. Kita ingin tidak hanya pajaknya saja yang ditarik, tapi layanannya ditingkatkan. Untuk 2027, tiga rute pusat kota—Dr. Sutomo, Pahlawan, dan S. Parman—sudah disetujui untuk diperbaiki,” pungkas Deni.
Gimana Sobat Nisita? Ternyata belakang layar penyusunan anggaran kota kita penuh dengan rencana-rencana seru yang bikin hidup warga makin praktis dan aman, ya! Yuk, sama-sama kita kawal pembangunan Kota Samarinda agar makin nyaman untuk kita semua. (Tr/Adv/DPRD Samarinda)















