Daerah

Akses Jaringan Masih Sulit di 194 Kampung, DPRD Kubar Desak Realisasi Gratispol

Nisita.info – Rombongan Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, Ellyson, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur.

Kedatangan rombongan ini bertujuan utama untuk berkonsultasi dan mendesak percepatan realisasi program internet gratis Pemprov Kaltim, yakni Gratispol dan Jospol, mengingat kesulitan akses jaringan masih melanda 194 kampung/desa di Kubar.

Dalam pertemuan di Ruang Wiek Kominfo, Ellyson menyampaikan desakan keras agar Kubar tidak tertinggal dalam pemerataan informasi.

“Kami sangat kesulitan jaringan di beberapa kampung. Sampai di mana sudah realisasi bantuan Pemprov? Kami mohon Diskominfo kalau memang ada bantuan khusus, mohon direalisasikan. Kubar sangat jauh dari ibu kota provinsi, Gratispol harusnya bisa mengakomodir kebutuhan jaringan di Kubar,” desak Ellyson.

Sekretaris Diskominfo Kaltim, Edi Hermawanto Noor, menyambut baik kunjungan tersebut dan menjelaskan bahwa fokus utama Pemprov adalah menyediakan internet gratis di seluruh desa, meskipun kewenangan membangun tower BTS di area blankspot adalah kewenangan pemerintah pusat.

Anggi Dwi Chandra, Pranata Komputer Ahli Pertama Bidang TIK Diskominfo Kaltim, merinci capaian di lapangan. Dari 190 desa yang ditargetkan di Kubar, Diskominfo Kaltim telah berhasil memasang internet gratis di 105 desa, menyisakan 85 desa yang masih dalam proses.

Namun, Anggi juga mengungkap tantangan utama yang menghambat penyelesaian target. “Sesuai janji Gubernur dan Wakil Gubernur, tahun ini clear 841 desa se-Kaltim. Masalahnya di lapangan, internet mau masuk, tapi ada 30 kampung tidak memiliki listrik,” ungkapnya.

Diskominfo Kaltim menggandeng enam Internet Service Provider (ISP) sebagai mitra, menggunakan berbagai teknologi seperti Fiber Optik, jaringan GSM/Orbit, hingga teknologi satelit seperti VSAT dan Starlink, untuk menjangkau daerah sulit.

Meskipun demikian, keterbatasan anggaran menjadi tantangan untuk memasang Starlink di semua desa, mengingat biaya kuota yang tinggi.(KRV/pt/*)

Related Posts

1 of 36