Nisita.info – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda kini menggenjot implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi jajaran pendidikan dengan menggelar Pendaftaran, Sosialisasi, dan Bimtek TTE untuk Kepala Sekolah dan Operator/Admin SD se-Kota Samarinda, Senin (10/11/2025).
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang efisien dan digital semakin masif.
Kepala Diskominfo Samarinda, Dr. Aji Syarif Hidayatullah, menegaskan bahwa penerapan TTE merupakan langkah strategis yang memberikan keunggulan ganda, yakni efisiensi dan keamanan.
“Dengan TTE, proses tanda tangan menjadi lebih cepat, aman, dan yang tak kalah penting, menghemat anggaran ATK karena berkurangnya penggunaan kertas,” ujar Aji Syarif saat membuka kegiatan di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari (10—14 November 2025) ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan proses administrasi dan meningkatkan keamanan dokumen sekolah secara digital.
TTE menjamin dokumen tidak dapat dipalsukan, meningkatkan transparansi, sekaligus mendukung percepatan digitalisasi layanan pendidikan di Kota Samarinda.
Peserta Bimtek berasal dari Kepala Sekolah dan Admin SD Negeri di empat wilayah padat, termasuk Loa Janan Ilir, Palaran, Samarinda Ilir, dan Samarinda Kota. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Dr. H. Asli Nuryadin, turut hadir dalam kegiatan yang terbagi dalam sesi terpisah untuk Kepala Sekolah dan Operator/Admin.
Meskipun TTE menawarkan efisiensi yang signifikan, implementasi di sektor pendidikan, terutama di tingkat sekolah dasar, tidak luput dari tantangan. Tantangan utama yang harus diatasi Pemkot Samarinda meliputi:
- Kesenjangan Literasi Digital. Memastikan seluruh Kepala Sekolah dan Operator tidak hanya mampu menggunakan TTE, tetapi juga memahami standar keamanan dan cara penanganannya secara mandiri.
- Stabilitas Jaringan dan Perangkat. Memastikan ketersediaan koneksi internet yang stabil dan perangkat yang memadai di seluruh satuan pendidikan agar proses penandatanganan dan pengiriman dokumen berjalan lancar dan tanpa hambatan teknis.
- Integrasi Sistem. Memastikan TTE yang diterapkan dapat terintegrasi sempurna dengan berbagai sistem administrasi sekolah dan dinas terkait untuk mencapai efisiensi yang maksimal.
Melalui Bimtek berkelanjutan, Pemkot Samarinda berkomitmen menyiapkan talenta pendidikan yang siap memanfaatkan teknologi TTE, mengubah administrasi berbasis kertas menjadi digital, transparan, dan efisien.(*/Rid/don/kmf-smd)















